Jaga Disiplin Santri Saat Libur Lebaran, MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong Terapkan Jurnal Kegiatan Harian
Rejang
Lebong (Humas)
— Dalam upaya menjaga kedisiplinan serta pembinaan karakter santri meskipun
berada di luar lingkungan pesantren, MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong menerapkan program jurnal kegiatan harian santri
selama masa libur Idul Fitri 1447 H. (09/03)
Jurnal tersebut dibagikan
kepada para santri yang juga menetap di asrama Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang
Lebong sebelum mereka pulang ke rumah masing-masing untuk
menjalani masa libur Hari Raya Idul Fitri. Melalui jurnal ini, para santri
diminta untuk mencatat berbagai aktivitas yang mereka lakukan setiap hari
selama berada di rumah.
Program ini bertujuan agar
kegiatan para santri selama masa libur tetap terpantau serta tidak terlepas
dari nilai-nilai pendidikan dan pembiasaan baik yang selama ini diterapkan di
lingkungan pesantren dan madrasah.
Menariknya, dalam pengisian
jurnal tersebut juga melibatkan peran aktif orang tua. Setiap hari orang tua
diminta untuk mengetahui aktivitas anak dengan memberikan tanda tangan pada jurnal harian
sebagai bentuk pengawasan sekaligus pendampingan selama masa libur.
Kebijakan ini merupakan salah
satu program yang dikeluarkan oleh MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong sebagai
bagian dari penguatan pendidikan karakter serta pembiasaan kegiatan positif
bagi para santri, meskipun mereka sedang berada di rumah.
Kepala MA Darul Ma’arif NU
Rejang Lebong, Dedi
Priyanto, S.E.Gr, menyampaikan langsung program tersebut di
hadapan forum orang tua santri saat pertemuan menjelang kepulangan santri.
Dalam penyampaiannya, ia
menegaskan bahwa jurnal kegiatan harian ini menjadi sarana untuk menjaga
kesinambungan pembinaan antara pesantren, madrasah, dan keluarga.
“Melalui jurnal kegiatan
harian santri selama masa libur Idul Fitri ini, kami berharap kegiatan
anak-anak tetap dapat terkontrol. Setiap hari orang tua diminta mengetahui
aktivitas anak dengan membubuhi tanda tangan pada jurnal tersebut. Dengan
demikian, kegiatan santri yang selama ini sudah baik di pesantren dapat tetap
dilaksanakan ketika mereka pulang ke rumah,” ujar Dedi Priyanto di hadapan para
orang tua santri.
Ia juga menambahkan bahwa
program ini menjadi bentuk sinergi antara madrasah, pesantren, dan keluarga dalam
mendidik generasi muda yang berakhlak baik serta memiliki kedisiplinan dalam
kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya jurnal harian
tersebut, diharapkan para santri tetap menjaga berbagai kebiasaan positif seperti
melaksanakan salat berjamaah,
membaca Al-Qur’an, membantu orang tua, serta melakukan kegiatan bermanfaat
lainnya, sebagaimana yang telah dibiasakan selama berada di
pesantren dan madrasah.
Melalui
program ini, MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong berkomitmen memastikan bahwa pendidikan karakter santri tidak
hanya berlangsung di lingkungan pesantren, tetapi juga tetap
terjaga ketika mereka berada di tengah keluarga dan masyarakat.
Hastag : #MADarulMaarifNU #SantriPesantren #JurnalSantri #Ramadhan1447H #PesantrenNU #PendidikanKarakter #SantriBerakhlak #RejangLebong
From : MA Darul Maarif NU



