Penyuluh Agama KUA Isi Tausiyah Ramadhan di Masjid Al-A’la, Ajak Jamaah Perkuat Iman di Tengah Tantangan Zaman
Rejang
Lebong (Humas) — Suasana khusyuk dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan
ceramah agama Ramadhan yang digelar di Masjid Al-A’la, Desa Tanjung Heran,
Sabtu malam (07/03) sekitar pukul 20.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan Penyuluh
Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA), Alam Nuari, S.Kom.I, yang memenuhi undangan masyarakat
untuk menyampaikan tausiyah Ramadhan sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan
di tengah masyarakat.
Kehadiran Alam Nuari disambut
hangat oleh Kepala Desa Tanjung Heran, Ujang Jaya, bersama perangkat desa dan tokoh agama
setempat. Sejak sore hari, masyarakat telah berkumpul di Masjid Al-A’la untuk
melaksanakan tadarus Al-Qur’an sembari menunggu waktu berbuka puasa.
Imam Desa Tanjung Heran, Sobri Karnain,
mempersilakan Alam Nuari untuk duduk di dekatnya. Sambil menanti waktu berbuka,
Alam Nuari langsung melanjutkan tadarus Al-Qur’an yang sempat terhenti saat
jamaah menyambut kedatangannya. Lantunan ayat suci Al-Qur’an kembali menggema
di dalam masjid hingga sirine tanda berbuka puasa terdengar.
Saat waktu berbuka tiba,
jamaah bersama-sama membatalkan puasa dengan hidangan sederhana. Suasana
kebersamaan terasa hangat ketika mereka kemudian melaksanakan salat Maghrib
berjamaah yang diimami oleh Alam Nuari. Setelah salat, para jamaah menikmati
makan malam yang telah disiapkan oleh perangkat desa dan tokoh agama di rumah
salah satu perangkat desa yang berada di dekat masjid, yakni Bapak Lan.
Usai makan malam, masyarakat
kembali ke masjid untuk melanjutkan rangkaian ibadah malam Ramadhan. Kegiatan
dilanjutkan dengan salat Isya berjamaah, salat Tarawih, hingga salat Witir
bersama masyarakat setempat.
Pada kesempatan tersebut,
Alam Nuari menyampaikan ceramah agama dengan tema “Menjadikan Puasa dan Salat
sebagai Benteng Keimanan di Akhir Zaman yang Penuh dengan Cobaan dan
Rintangan.” Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk
menjadikan ibadah puasa dan salat sebagai sarana memperkuat keimanan dan
meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
Menurutnya, di tengah
perkembangan zaman yang semakin kompleks, umat Islam perlu memperkuat diri
dengan ibadah yang konsisten agar mampu menjaga diri dari berbagai pengaruh
negatif.
“Puasa dan salat bukan
sekadar kewajiban, tetapi juga benteng yang menjaga hati dan akhlak kita dari
berbagai godaan zaman,” ujar Alam Nuari di hadapan jamaah.
Sebagai penyuluh agama, Alam
Nuari aktif memberikan pembinaan dan bimbingan keagamaan kepada masyarakat
melalui berbagai kegiatan seperti ceramah, tadarus Al-Qur’an, serta
keterlibatan langsung dalam pelaksanaan ibadah berjamaah. Kehadiran penyuluh
agama juga menjadi bentuk sinergi antara lembaga keagamaan, pemerintah desa,
dan tokoh masyarakat dalam membangun kehidupan religius yang harmonis.
Kegiatan
keagamaan ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan kebersamaan. Masyarakat
Desa Tanjung Heran berharap kegiatan pembinaan keagamaan seperti ini dapat
terus dilaksanakan, terutama di bulan suci Ramadhan, sebagai upaya mempererat
ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kualitas ibadah masyarakat.
Hastag : Kemenagrejanglebongkuasindangbelitiulu
From : KUA S. Beliti Ulu



