Tasyakuran Penuh Haru di Masjid At-Taqwa, Santri Desa Pengambang Naik Tingkat dari Iqra’ ke Al-Qur’an
Rejang
Lebong (Humas) — Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Masjid At-Taqwa Desa
Pengambang, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Selasa malam (11/03). Masyarakat
bersama para santri berkumpul untuk mengikuti doa tasyakuran atas keberhasilan
seorang santri yang telah menyelesaikan pembelajaran Iqra’ dan kini mulai
membaca Al-Qur’an.
Kegiatan yang dimulai sekitar
pukul 20.10 WIB hingga selesai tersebut dipimpin langsung oleh Imam Suri dari
KUA Kecamatan Sindang Beliti Ulu atas permintaan Bapak Imam Ruslan Dani. Doa
tasyakuran dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas
pencapaian salah satu santri yang telah menuntaskan pembelajaran Iqra’ hingga
jilid VI.
Meskipun bulan Ramadan belum
memasuki penghujungnya, masyarakat tetap menggelar sedekahan sederhana sebagai
bentuk kebahagiaan dan rasa syukur. Acara tersebut juga menjadi momentum untuk
memberikan motivasi kepada para santri lainnya agar semakin semangat dalam
belajar membaca Al-Qur’an.
Santri yang akrab disapa
Klara menjadi pusat kebahagiaan pada malam tersebut. Ia berhasil menyelesaikan
tahap pembelajaran Iqra’ dari jilid I hingga jilid VI sebelum akhirnya mampu
membaca Al-Qur’an dengan lancar.
Klara mengungkapkan bahwa
perjalanan belajarnya tidaklah mudah. Jarak rumah yang cukup jauh dari tempat
belajar di TPQ menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapinya. Ia kerap
diantar dan dijemput oleh keluarga, namun tidak jarang juga harus berjalan
sendiri ketika terlambat dijemput.
Meski menghadapi berbagai
kendala, semangat Klara untuk belajar tidak pernah surut hingga akhirnya ia
berhasil mencapai tahap membaca Al-Qur’an. Keberhasilan tersebut pun disambut
dengan penuh kebanggaan oleh keluarga dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut,
Imam Suri memimpin doa agar ilmu yang telah dipelajari Klara menjadi ilmu yang
bermanfaat serta menjadikannya generasi yang mencintai Al-Qur’an.
“Semoga Klara terus
meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an serta dapat
mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya dalam doa yang dipanjatkan
bersama jamaah.
Melalui kegiatan seperti ini,
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang Beliti Ulu terus mendorong
masyarakat untuk memperkuat pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini. Peran KUA
tidak hanya sebatas pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga aktif
mendukung pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, termasuk penguatan lembaga
pendidikan Al-Qur’an seperti TPQ dan majelis taklim.
Diharapkan,
kegiatan tasyakuran sederhana namun penuh makna ini mampu menumbuhkan semangat
belajar Al-Qur’an di kalangan generasi muda, sehingga lahir generasi yang
religius, berakhlak mulia, serta mencintai Al-Qur’an dalam kehidupan
sehari-hari.
Hastag : Kemenagrejanglebong Kuasindangbelitiulu
From : KUA S. Beliti Ulu



