Tanamkan Cinta Al-Qur’an Sejak Dini, Penyuluh KUA Aktif Mengajar di TPQ Al-Barokah
Rejang
Lebong (Humas)
— Rabu (11/03) pukul 16.00 WIB, suasana pembelajaran Al-Qur’an kembali terasa
hangat di TPQ Al-Barokah Desa Lubuk Alai.
Kegiatan rutin ini dipandu oleh Alam Nuari, S.Kom.I, Penyuluh Agama Islam Kecamatan
Sindang Beliti Ulu, yang senantiasa membimbing anak-anak belajar membaca
Al-Qur’an melalui metode Iqra’.
Meski sebagian santri masih
memerlukan bimbingan lebih intensif, khususnya dalam pelafalan huruf hijaiyah,
proses pembelajaran dilakukan dengan pendekatan yang sabar, berulang, dan penuh
motivasi. Beberapa huruf seperti sa dengan sya dan dza dengan za masih menjadi tantangan bagi para santri,
sehingga pengajaran difokuskan pada pemahaman makhraj huruf secara tepat.
Salah satu peserta yang
menarik perhatian adalah Nadhifa, seorang santri berusia 5 tahun yang saat ini
duduk di bangku Taman Kanak-Kanak. Meski paling muda, Nadhifa menunjukkan
semangat belajar luar biasa. Ia rajin bertanya, berusaha memahami setiap bacaan
Iqra’ jilid I, dan memiliki tekad kuat untuk melafalkan huruf hijaiyah dengan
benar.
Menurut Alam Nuari, S.Kom.I,
semangat belajar anak-anak seperti Nadhifa menjadi motivasi tersendiri bagi
guru. “Usia yang masih dini bukan penghalang untuk belajar. Justru ini adalah
kesempatan emas untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak awal,” ujarnya.
Pembelajaran di TPQ
Al-Barokah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an,
tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan disiplin dalam beribadah. Kehadiran
penyuluh agama di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari upaya KUA Kecamatan Sindang Beliti Ulu
dalam membina generasi Qur’ani di tingkat desa.
Dengan
bimbingan yang konsisten dan semangat anak-anak yang tinggi, TPQ Al-Barokah
berharap para santri dapat tumbuh menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an dan
menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Hastag : Kemenagrejanglebong Kuasindangbelitiulu
From : KUA S. Beliti Ulu



