Rejang Lebong (Humas) — Pada hari ini Kamis, 12 Maret 2026, Penyuluh BKKBN Titin Lusiany, S.KM memberikan bimbingan penyuluhan kepada calon pengantin (catin) mengenai pentingnya menjaga kesehatan sebelum menikah sebagai langkah awal dalam mencegah terjadinya stunting pada anak. (15/03)
Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada calon pengantin bahwa pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab calon ibu, tetapi juga dimulai dari kesiapan dan kesehatan calon ayah. Dalam penyampaiannya, Titin Lusiany menjelaskan bahwa kesehatan calon ayah memiliki peran penting dalam membangun keluarga yang sehat dan melahirkan generasi yang berkualitas.
Ia menuturkan bahwa sebelum memasuki kehidupan rumah tangga, calon ayah perlu memperhatikan pola hidup sehat, seperti menjaga asupan gizi yang baik, menghindari kebiasaan merokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kualitas kesehatan keluarga di masa mendatang.
“Pencegahan stunting dimulai dari persiapan sebelum menikah. Tidak hanya calon ibu, calon ayah juga harus memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri secara fisik maupun mental agar dapat mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas,” ujar Titin Lusiany dalam penyuluhan tersebut.
Para calon pengantin yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kesehatan keluarga, gizi, serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting sejak dini.
Melalui kegiatan penyuluhan ini diharapkan para calon pengantin memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya persiapan kesehatan sebelum menikah. Dengan demikian, pasangan yang akan membangun rumah tangga dapat lebih siap dalam mewujudkan keluarga yang sehat, harmonis, serta melahirkan generasi yang bebas dari stunting.