Kakan Kemenag Rejang Lebong Resmi Buka Seminar Pendidikan Kristen, Dorong Peningkatan Kompetensi Guru
Rejang
Lebong (HUMAS) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr.
H. Rahman, S.Ag., M.Pd.I., secara resmi membuka kegiatan Seminar Pendidikan
Kristen yang diselenggarakan oleh Penyelenggara Kristen Kemenag Rejang Lebong,
Minarmin Telaumbanua, S.Th ,pada Kamis (9/4/2026). Kegiatan tersebut
berlangsung di Gereja Kristen Injil Indonesia (GKII) Jemaat Curup dan diikuti
oleh para guru beragama Kristen dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten
Rejang Lebong.
Seminar ini mengusung tema “Pengayaan
Guru Beragama Kristen tentang Wawasan Dunia Kristen di Kabupaten Rejang Lebong,
Bengkulu”. Tema tersebut dinilai relevan dalam upaya memperkuat
kapasitas dan wawasan para pendidik agar mampu menjawab tantangan dunia
pendidikan yang terus berkembang.
Dalam sambutannya, Dr. H. Rahman menyampaikan
apresiasi dan ucapan terima kasih atas undangan yang diberikan kepadanya untuk
membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama senantiasa
mendukung berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan, tanpa terkecuali
kegiatan seminar yang bertujuan memperkaya wawasan dan kompetensi guru.
“Kami menyambut baik pelaksanaan seminar ini
sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperluas wawasan dan memperkuat
kompetensi para guru,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh peserta untuk
mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan. Menurutnya,
kesempatan untuk mendapatkan ilmu dan berbagi pengalaman melalui forum seminar
merupakan hal yang sangat berharga dan perlu dimanfaatkan secara optimal.
“Kami berharap para peserta dapat mengikuti
setiap materi yang disampaikan oleh narasumber dengan baik, sehingga ilmu yang
diperoleh dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di sekolah
masing-masing,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag
juga menyoroti pentingnya peran guru di era modern yang ditandai dengan
perkembangan teknologi yang sangat pesat. Ia mengingatkan bahwa guru tidak
boleh gagap teknologi, melainkan harus mampu beradaptasi dan terus memperbarui
pengetahuan serta keterampilannya.
“Seorang guru dituntut untuk selalu mengikuti
perkembangan zaman. Penguasaan teknologi menjadi salah satu kunci dalam
menciptakan pembelajaran yang inovatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan
peserta didik saat ini,” tegasnya.
Seminar Pendidikan Kristen ini dijadwalkan
berlangsung selama tiga hari, yakni mulai Kamis hingga Sabtu, 9–11 April 2026.
Selama pelaksanaan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi yang
berkaitan dengan penguatan wawasan keagamaan, strategi pembelajaran, serta
pengembangan profesionalisme guru.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru
beragama Kristen di Kabupaten Rejang Lebong dapat semakin meningkatkan kualitas
diri, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesional. Pada
akhirnya, peningkatan kompetensi tersebut diharapkan mampu memberikan
kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Kegiatan
ini juga menjadi bukti komitmen bersama dalam mendorong terciptanya pendidikan
yang inklusif, berkualitas, serta mampu menjawab tantangan zaman di tengah
dinamika perkembangan global yang semakin kompleks.
(PRADA/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag


