Tanamkan Budaya Hidup Sehat: Siswa MTs Muhammadiyah Curup Antusias Simak Penyampaian Materi Penjas
Rejang
Lebong (Humas)
– Suasana ceria dan penuh energi tampak di lapangan MTs Muhammadiyah Curup pagi
ini. Seluruh siswa mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan
Kesehatan (Penjasorkes) dengan antusias tinggi, memadukan pemahaman teori dan
praktik olahraga secara terarah. (13/4)
Sebelum memasuki sesi
praktik, guru Penjas terlebih dahulu memberikan penjelasan materi secara
mendalam. Hal ini dilakukan agar siswa tidak hanya sekadar bergerak, tetapi
juga memahami teknik, aturan, serta manfaat dari setiap aktivitas olahraga yang
dilakukan.
Pembelajaran kali ini
difokuskan pada teknik dasar atletik dan permainan bola besar. Dalam
penyampaiannya, guru menjelaskan secara rinci mengenai teknik dasar, peraturan
permainan, serta manfaat olahraga bagi kesehatan tubuh.
“Penyampaian materi di awal
sangat krusial agar siswa tahu mengapa mereka melakukan gerakan tersebut, bukan
sekadar ikut-ikutan. Ini adalah literasi fisik yang kami tanamkan,” ujar guru
Penjas MTs Muhammadiyah Curup.
Menariknya, proses
pembelajaran berlangsung interaktif di ruang terbuka. Para siswa diberi
kesempatan untuk bertanya serta melakukan simulasi gerakan ringan sebelum
memasuki sesi praktik penuh. Hal ini bertujuan agar koordinasi tubuh lebih siap
dan meminimalisir risiko cedera.
Beberapa hal penting juga ditekankan,
seperti pentingnya pemanasan (warm-up) yang benar serta menjaga hidrasi selama
aktivitas di bawah sinar matahari pagi. Kedua hal ini menjadi bagian dari
edukasi kesehatan yang selalu disisipkan dalam pembelajaran Penjas.
Kepala MTs Muhammadiyah Curup,
Azzohardi, menegaskan bahwa kesehatan
fisik merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung prestasi akademik
siswa.
“Kami ingin siswa memiliki
keseimbangan antara asupan rohani, intelektual, dan jasmani. Melalui
pembelajaran Penjas yang terstruktur, diharapkan lahir generasi yang sehat,
tangguh, dan berdaya saing,” ungkapnya saat memantau kegiatan di pinggir
lapangan.
Setelah penyampaian materi,
siswa langsung melanjutkan ke sesi praktik dengan penuh semangat. Sorak sorai
dan semangat kompetitif yang sehat terlihat jelas saat siswa kelas VII, VIII,
dan IX mengikuti setiap instruksi dengan antusias.
Salah satu siswa mengaku
senang dengan metode pembelajaran tersebut. Menurutnya, penjelasan awal membuat
mereka lebih siap saat praktik di lapangan.
“Belajar Penjas selalu
ditunggu-tunggu. Tadi penjelasannya jelas, jadi saat praktik kami sudah tahu
apa yang harus dilakukan dan bisa bermain lebih tertib,” ujarnya.
Kegiatan
ditutup dengan sesi pendinginan (cooling down) serta evaluasi singkat terhadap
aktivitas fisik yang telah dilakukan. Dengan pembelajaran yang terarah dan
menyenangkan, Penjasorkes di MTs Muhammadiyah Curup terus menjadi salah satu
mata pelajaran yang paling diminati siswa.
Hastag : #MTsmuhammadiyahcurup
From : MTs Muhammadiyah



