Rejang
Lebong (Humas)
— Upaya membentuk generasi yang beriman dan berakhlak mulia terus dilakukan
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binduriang melalui kegiatan Bimbingan dan
Penyuluhan (Bimluh) di SD Negeri 42 Rejang Lebong.
Kegiatan yang digelar pada
Kamis (16/04) ini mengangkat tema “Mengajarkan Tauhid pada Anak Sejak Dini”, sebagai
fondasi penting dalam pendidikan keagamaan anak sejak usia sekolah dasar.
Penyuluh Agama Islam KUA
Binduriang, Erdison, S.Kom.I, menyampaikan materi dengan pendekatan yang
sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Ia menekankan bahwa tauhid merupakan
dasar utama dalam ajaran Islam yang harus ditanamkan sejak dini agar anak
mengenal Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan yang wajib disembah.
“Dengan memahami tauhid,
anak-anak akan tumbuh dengan keyakinan yang kuat kepada Allah dan terhindar
dari perbuatan yang menyimpang,” ujarnya di hadapan para siswa.
Dalam penyampaiannya, Erdison
juga menjelaskan konsep keesaan Allah, pentingnya beribadah hanya kepada-Nya,
serta menjauhi perbuatan syirik. Materi diperkuat dengan contoh sederhana dari
lingkungan sekitar, seperti mengenal ciptaan Allah sebagai bukti kebesaran-Nya.
Kegiatan berlangsung
interaktif dan menyenangkan. Melalui metode cerita, tanya jawab, serta
pendekatan komunikatif, para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan dan
aktif menjawab pertanyaan yang diberikan.
Pihak SDN 42 Rejang Lebong
menyambut baik kegiatan tersebut. Menurut mereka, Bimluh ini sangat bermanfaat
dalam memperkuat pendidikan agama di sekolah serta membentuk karakter siswa
yang lebih religius.
Melalui kegiatan ini,
diharapkan para siswa tidak hanya memahami konsep tauhid secara teori, tetapi
juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti rajin beribadah,
berdoa, serta berperilaku baik kepada sesama.