Rejang
Lebong (Humas) — Upaya membangun keluarga yang sehat dan berkualitas terus
diperkuat melalui pembekalan bagi calon pengantin (catin). Pada Kamis (16/4),
penyuluh BKKBN, Titin Lusiany, S.Km., memberikan bimbingan penyuluhan di KUA
Curup Utara dengan fokus pada pentingnya perencanaan keluarga sejak dini.
Kegiatan ini merupakan bagian
dari program pra nikah yang bertujuan meningkatkan pemahaman calon pengantin
mengenai kesiapan membangun rumah tangga, baik dari aspek kesehatan, ekonomi,
maupun mental.
Dalam penyampaiannya, Titin
Lusiany menekankan konsep 4T, yaitu Terlalu Muda, Terlalu Tua, Terlalu Dekat,
dan Terlalu Banyak, sebagai faktor risiko yang dapat memengaruhi kesehatan ibu
dan anak.
Ia menjelaskan bahwa
pernikahan dan kehamilan pada usia terlalu muda maupun terlalu tua dapat
meningkatkan risiko kesehatan. Selain itu, jarak kehamilan yang terlalu dekat
serta jumlah anak yang terlalu banyak juga berpotensi memengaruhi kesejahteraan
keluarga.
“Melalui pemahaman 4T ini,
diharapkan calon pengantin dapat lebih bijak dalam merencanakan kehidupan
berkeluarga, sehingga tercipta keluarga yang sehat dan sejahtera,” ujarnya.
Para calon pengantin yang
hadir tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Sesi tanya jawab berlangsung
aktif, dengan berbagai pertanyaan yang menunjukkan tingginya perhatian peserta
terhadap materi yang disampaikan.
Salah satu peserta mengaku
mendapatkan wawasan baru yang sangat bermanfaat sebagai bekal dalam
mempersiapkan kehidupan rumah tangga ke depan.
Melalui
penyuluhan ini, diharapkan para calon pengantin di Curup Utara mampu membangun
keluarga yang harmonis, sehat, dan berkualitas, sekaligus berkontribusi dalam
mencetak generasi yang lebih unggul di masa mendatang.