Rejang Lebong (Humas) — Pada hari ini Jum'at (17/4), Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Utara, Desi Marlina, S.Pd.I dan Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I melaksanakan kegiatan penyuluhan tajwid berbasis praktik kepada ibu-ibu Majelis Taklim (MT) Nurul Islam dan Al Hidayah di Desa Batu Panco.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Iqro dan Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid. Dalam penyuluhan tersebut, peserta dibimbing secara langsung dalam membaca Iqro dengan memperhatikan hukum tajwid, khususnya panjang pendek bacaan (mad) serta pelafalan huruf yang tepat.
Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman dan praktik membaca Al-Qur’an dengan fokus pada penerapan tajwid, termasuk pengenalan tanda-tanda penting seperti nun kecil di bawah (ikhfa dan iqlab dalam praktik tertentu) serta hukum mad lazim yang kerap ditemui dalam ayat-ayat Al-Qur’an.
Desi Marlina, S.Pd.I dalam penyampaiannya menekankan pentingnya membaca Al-Qur’an secara tartil dan tidak tergesa-gesa. “Membaca Al-Qur’an bukan hanya sekadar lancar, tetapi harus benar sesuai tajwid agar makna yang terkandung tidak berubah,” ujarnya.
Sementara itu, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I menambahkan bahwa metode praktik langsung menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta. Dengan bimbingan intensif, peserta dapat langsung memperbaiki kesalahan bacaan yang selama ini sering terjadi.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, di mana ibu-ibu majelis taklim aktif mengikuti setiap sesi dan tidak ragu untuk bertanya maupun mempraktikkan bacaan di hadapan penyuluh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat terus meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi contoh dan motivasi bagi keluarga dan lingkungan sekitar dalam membumikan Al-Qur’an.