Sinergi Spiritual Dua Desa, Ratusan Jamaah Padati Pengajian Arbain Nawawi di Sindang Kelingi
Rejang
Lebong (Humas) – Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Al
Ikhlas, Desa Belitar Seberang, pada Ahad (19/4). Ratusan jamaah dari berbagai
kalangan tampak antusias mengikuti pengajian kitab fenomenal Arbain
Nawawi karya Imam Nawawi, yang menjadi magnet utama dalam kegiatan
keagamaan tersebut.
Pengajian ini terasa istimewa
karena menghadirkan tiga pemateri sekaligus, yakni Ustadz Wahyu Mustakim, Lc,
Ustadz Abudzar, dan Ustadz Ngadri Usro. Ketiganya secara bergantian mengupas
kandungan hadits-hadits pilihan dalam kitab Arbain Nawawi
dengan pendekatan yang mendalam namun mudah dipahami oleh masyarakat.
Lebih dari sekadar pengajian
rutin, kegiatan ini menjelma menjadi ajang silaturahmi akbar yang mempertemukan
unsur ulama, umara (pemerintah), dan masyarakat. Hadir dalam kesempatan
tersebut Kepala Desa Belitar Seberang beserta perangkatnya, Imam Desa Belitar
Seberang, serta Imam Desa Belitar Muka yang turut membawa jajaran perangkat
desa sebagai wujud sinergi antarwilayah.
Dukungan juga datang dari
Penyuluh Agama Islam fungsional Kecamatan Sindang Kelingi, Septi Arjuani, yang
memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat warga dalam menghidupkan kembali
kajian kitab kuning di tingkat desa.
Dalam pemaparannya, Ustadz
Wahyu Mustakim, Lc, menekankan pentingnya meluruskan niat dalam setiap amal,
merujuk pada hadits pertama dalam kitab tersebut yang menjadi fondasi utama
dalam beribadah. Sementara itu, Ustadz Abudzar dan Ustadz Ngadri Usro
memperluas pembahasan dengan menyoroti implementasi nilai-nilai akhlak dalam
kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Kepala Desa Belitar Seberang
menyampaikan bahwa kehadiran perangkat desa dan tokoh agama dari dua desa,
Belitar Seberang dan Belitar Muka, mencerminkan kekompakan dalam membangun
kehidupan spiritual masyarakat.
“Kami berharap pengajian ini
menjadi fondasi bagi masyarakat untuk memahami dasar-dasar agama dengan benar,
sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan religius,” ujar salah satu
perangkat desa di sela-sela acara.
Acara yang berlangsung
khidmat ini ditutup dengan doa bersama, memohon keselamatan, keberkahan, serta
persatuan bagi seluruh warga Kecamatan Sindang Kelingi, khususnya bagi kedua
desa yang terus mempererat tali persaudaraan.
Hastag : KUA SINDANG KELINGI
From : KUA S. Kelingi



.jpeg)