Semangat Kartini dalam Balutan Nilai Islami: RA Ummatan Wahidah Tanamkan Cinta Ilmu dan Budaya Sejak Dini
Rejang
Lebong (Humas) – Dalam rangka memperingati Hari
Kartini, RA Ummatan Wahidah menggelar kegiatan spesial yang dikemas
dengan nuansa islami, edukatif, dan kreatif pada Selasa (21/04). Kegiatan ini
berlangsung meriah di lingkungan sekolah dan diikuti oleh seluruh peserta
didik, para guru, serta staf.
Sejak pagi, suasana sudah
tampak semarak. Anak-anak hadir mengenakan busana kebaya, batik, hingga pakaian
profesi yang mencerminkan cita-cita mereka. Para guru (ummi) tampil anggun
dalam balutan kebaya, sementara para abi mengenakan batik, menciptakan atmosfer
budaya yang kental sekaligus sederhana dan islami.
Kegiatan diawali dengan doa
bersama, memohon keberkahan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
Selanjutnya, anak-anak diperkenalkan dengan sosok Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi
wanita yang memperjuangkan hak pendidikan bagi perempuan. Penjelasan ini
dikaitkan dengan nilai-nilai Islam yang menekankan pentingnya menuntut ilmu
bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan.
Semangat anak-anak semakin
terasa saat mereka bersama-sama menyanyikan lagu Ibu
Kita Kartini dengan penuh antusias. Kegiatan inti kemudian diisi dengan
aktivitas kreatif menggunting pola dan merangkai topi. Selain menyenangkan,
kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih motorik halus, kesabaran, ketelitian,
serta kemandirian anak.
Ummi Ariyanti, S.Pd., selaku
Wakil Kepala Kesiswaan, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai edukatif
yang kuat. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengenalkan perjuangan Kartini
kepada anak-anak sejak dini, sekaligus menanamkan bahwa perempuan memiliki
kesempatan luas untuk meraih cita-cita dengan tetap berpegang pada nilai-nilai
Islam,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala
Bagian Kurikulum yang mewakili Kepala RA Ummatan Wahidah, Ummi Pasaremi, S.E.,
S.Pd., menegaskan pentingnya momentum ini sebagai sarana pendidikan karakter.
Ia menyampaikan bahwa semangat Kartini selaras dengan ajaran Islam yang
memuliakan perempuan dan menjadikan menuntut ilmu sebagai bagian dari ibadah.
“Momen ini menjadi pengingat
bahwa anak-anak adalah generasi penerus. Harapannya, mereka tumbuh menjadi
pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, dan mampu memberi manfaat bagi umat.
Sebagaimana ungkapan Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang,
kami berharap anak-anak menjadi cahaya penerang di masa depan,” tuturnya.
Hastag : #Madrasahhebat #kurikulumberbasiscinta ##Kartini day #Habis gelap terbitlah terangpondasipendidkan
From : RA Ummatan Wahidah

.jpg)
.jpeg)
