Ujian Praktik Hari Kedua MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu: Sains Inovatif dan Budaya Nyambei Berpadu Memukau
Rejang
Lebong (Humas)
— Pelaksanaan ujian praktik hari kedua bagi siswa kelas 6 di MIS Muhammadiyah
14 Talang Ulu berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Kegiatan ini menjadi
ajang pembuktian kemampuan siswa, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi
juga dalam melestarikan budaya lokal. (23/4)
Pada sesi pagi, ujian
difokuskan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Di
kelas 6.A, suasana tampak semarak dengan berbagai miniatur tata surya hasil
karya siswa. Dengan penuh percaya diri, mereka mempresentasikan susunan planet
serta menjelaskan konsep yang telah dipelajari secara rinci dan sistematis.
Sementara itu, di kelas 6.B,
siswa menunjukkan keterampilan dalam merangkai listrik seri. Mereka memaparkan
cara kerja rangkaian listrik sederhana sekaligus menunjukkan pemahaman terhadap
aliran arus listrik. Kegiatan ini menguji ketelitian serta kemampuan berpikir
logis siswa dalam mengaplikasikan teori ke dalam praktik nyata.
Memasuki sesi berikutnya,
suasana berubah menjadi lebih meriah saat ujian Muatan Lokal (Mulok) Bahasa dan
Budaya Rejang digelar. Panggung sekolah disulap menjadi ruang ekspresi budaya
melalui penampilan tradisi Nyambei, sebuah seni sastra lisan khas suku Rejang di
Bengkulu.
Satu per satu siswa dari
kelas 6.A dan 6.B tampil dengan penuh percaya diri, membawakan pantun Nyambei
yang sarat makna dan nasihat. Penampilan mereka semakin hidup dengan balutan
busana adat serta properti tradisional, menciptakan nuansa kental akan
nilai-nilai kearifan lokal.
Kepala madrasah, Kris Ade Putra, menyampaikan apresiasi atas
kerja keras siswa dan guru pendamping. Ia menegaskan pentingnya keseimbangan
antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pelestarian budaya.
“Kami bangga melihat
anak-anak mampu menguasai sains modern seperti kelistrikan, sekaligus tetap
mencintai budaya daerah dengan menampilkan Nyambei. Inilah karakter yang ingin
kita bentuk: cerdas secara intelektual dan kuat dalam identitas budaya,”
ujarnya.
Secara
keseluruhan, pelaksanaan ujian praktik hari kedua ini menjadi bukti bahwa
pendidikan di MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu mampu mengintegrasikan kurikulum
nasional dengan kearifan lokal. Perpaduan antara inovasi sains dan pelestarian
budaya diharapkan dapat terus tumbuh, sekaligus menanamkan rasa bangga siswa
terhadap warisan budaya daerah mereka.
Hastag : #literasi #humas #mismuhammadiyah14tulu #rejanglebong #kemenagrl #asesmen #ujian #praktek
From : MIM 14 Talang Ulu

.jpg)
