Belitar Muka Mantapkan Pemahaman Fiqh Kurban, Pengajian BKM Al Munawarah Dipadati Jemaah
Rejang
Lebong (Humas) — Menyongsong datangnya Hari Raya
Idul Adha, Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Masjid Al Munawarah Desa
Belitar Muka menggelar pengajian rutin bulanan dengan tema Fiqh
Kurban, Ahad (3/5). Kegiatan ini menghadirkan tokoh ulama sekaligus
pakar hukum Islam, H. Muhammad Abu Dzar, Lc., M.H.I., sebagai pemateri utama.
Pengajian tersebut mendapat
perhatian luas dari berbagai unsur masyarakat. Tampak hadir Kepala Desa Belitar
Muka beserta jajaran perangkat desa, tokoh masyarakat, serta unsur keagamaan
desa. Turut hadir pula Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sindang Kelingi,
Septi Arjuani, S. Sos, yang memberikan dukungan dalam penguatan syiar keagamaan
di tingkat desa.
Dalam pemaparannya, H.
Muhammad Abu Dzar menjelaskan secara rinci tentang tata cara berkurban sesuai
syariat Islam, mulai dari kriteria hewan kurban yang sah, ketentuan pembagian
daging, hingga berbagai persoalan fikih kontemporer yang muncul di masyarakat
modern.
“Ibadah kurban bukan sekadar
menyembelih hewan, tetapi bentuk ketaatan yang harus dilandasi ilmu yang benar
agar bernilai ibadah sempurna di sisi Allah SWT,” tegasnya di hadapan jamaah.
Kegiatan ini juga menjadi
bukti kuatnya sinergi antara pemerintah desa dan tokoh agama. Kehadiran Kepala
Desa beserta perangkatnya menunjukkan dukungan nyata terhadap penguatan
nilai-nilai keagamaan di masyarakat, sekaligus mendorong aktivitas masjid
sebagai pusat pembinaan umat.
Septi Arjuani, S. Sos, selaku
Penyuluh Agama Islam, memberikan apresiasi atas konsistensi BKM Masjid Al
Munawarah dalam menghadirkan kajian yang edukatif dan relevan dengan kebutuhan
masyarakat. Menurutnya, pemahaman Fiqh Kurban sangat penting agar masyarakat
tidak hanya melaksanakan ibadah, tetapi juga memahami dasar hukumnya dengan
benar.
Suasana pengajian berlangsung
hangat dan interaktif. Jamaah tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan
seputar praktik kurban di lapangan, mulai dari teknis penyembelihan hingga
distribusi daging kepada masyarakat.
Kegiatan
ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan serta kelancaran persiapan
menyambut hari besar Iduladha. Pengajian ini diharapkan semakin memperkuat
literasi keagamaan masyarakat Belitar Muka serta meningkatkan kualitas
pelaksanaan ibadah kurban di tahun-tahun mendatang.
Hastag : KUA Sindang Kelingi
From : KUA S. Kelingi



