Belajar Bioteknologi Jadi Lebih Hidup, Santri MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong Praktik Langsung Pembuatan Tempe
Rejang
Lebong (Humas) – Pembelajaran Biologi di MA Darul Ma’arif Nahdlatul Ulama Rejang
Lebong terasa berbeda dan lebih aplikatif. Santri kelas X melaksanakan praktik
pembuatan tempe sebagai bagian dari materi bioteknologi, yang berlangsung
dengan hasil memuaskan dan penuh antusias, Selasa (05/05).
Kegiatan ini menjadi salah
satu bentuk pembelajaran berbasis praktik yang dirancang untuk memperkuat
pemahaman santri terhadap konsep fermentasi dalam bioteknologi, sekaligus
menghubungkan teori dengan praktik nyata di kehidupan sehari-hari.
Di
bawah bimbingan guru Biologi, Setiawan Abadi, S.Pd, para santri mengikuti
setiap tahapan proses pembuatan tempe secara langsung. Mulai dari perendaman
kedelai, perebusan, pencampuran ragi, hingga proses fermentasi dilakukan secara
berurutan dan terstruktur.
Suasana pembelajaran
berlangsung aktif dan penuh semangat, karena santri tidak hanya mendengarkan
penjelasan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses ilmiah yang mereka
pelajari.
Selain
praktik, para santri juga dilatih untuk melakukan pengamatan terhadap setiap
perubahan yang terjadi selama proses fermentasi. Hasil pengamatan tersebut
kemudian dituangkan dalam bentuk laporan ilmiah sebagai bagian dari penilaian
pembelajaran.
Guru Biologi, Setiawan Abadi,
S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk pola pikir
ilmiah santri.
“Melalui praktik ini, santri
tidak hanya memahami teori bioteknologi, tetapi juga belajar mengamati,
menganalisis, dan menyusun laporan berdasarkan proses yang mereka lakukan
sendiri,” ungkapnya.
Ia
juga berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari
inovasi pembelajaran di madrasah.
“Semoga ke depan kegiatan
praktik seperti ini semakin berkembang dan mampu meningkatkan keterampilan
serta pemahaman santri dalam bidang sains,” tambahnya.
Melalui
kegiatan ini, MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong terus berkomitmen menghadirkan
pembelajaran yang aktif, kreatif, dan aplikatif. Pendekatan ini diharapkan
mampu mencetak generasi santri yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi
juga memiliki keterampilan praktis yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Hastag : #MADarulMaarifNU #Bioteknologi #PraktekBiologi #Santri #BelajarAktif
From : MA Darul Maarif NU



