Penyuluh Agama Sindang Dataran Manfaatkan Infokus untuk Tingkatkan Kualitas Bimbingan Perkawinan (Bimwin)
Rejang Lebong (Humas) — Dalam upaya
meningkatkan kualitas pembinaan bagi calon pengantin (catin), para penyuluh
agama di Kecamatan Sindang Dataran memanfaatkan media infokus saat penyampaian
materi Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Kegiatan ini berlangsung pada Senin
(11/05) dan diikuti oleh lima pasang calon pengantin dari berbagai desa di
wilayah setempat.
Pemanfaatan
teknologi infokus menjadi langkah inovatif dalam proses pembelajaran. Materi
yang disampaikan oleh Penyuluh Agama, Soni Adi Pratama, S.Pd.I., bersama Irsan,
S.Kom.I., berfokus pada topik Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dengan
dukungan media visual, peserta dinilai lebih mudah memahami isi materi melalui
tampilan gambar, diagram, serta contoh kasus yang disajikan secara sistematis.
Soni
Adi Pratama menyampaikan bahwa pembinaan bagi calon pengantin merupakan langkah
strategis sebagai bekal awal dalam membangun keluarga yang harmonis dan bebas
dari tindak kekerasan dalam rumah tangga.
“Kami
berharap melalui materi ini, para calon pengantin dapat memahami pentingnya
komunikasi yang sehat, saling menghargai, serta mampu mencegah potensi
terjadinya KDRT dalam kehidupan rumah tangga nantinya,” ujar Soni.
Menurutnya,
penggunaan teknologi seperti infokus mampu membuat suasana pembelajaran menjadi
lebih menarik, interaktif, serta tidak membosankan. Hal ini terbukti dari
tingginya antusiasme peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi selama sesi
berlangsung.
Sepanjang
kegiatan, para calon pengantin tampak bersemangat mengikuti proses bimbingan
dari awal hingga akhir. Dengan adanya media visual, peserta lebih leluasa dalam
memahami materi dan tidak ragu untuk menyampaikan pertanyaan maupun pendapat.
Suasana diskusi pun berlangsung dinamis dan kondusif.
Kegiatan
Bimbingan Perkawinan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang
komprehensif serta kesiapan mental bagi calon pengantin. Tujuan utamanya adalah
membekali mereka agar mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa
rahmah, serta terhindar dari berbagai potensi konflik, termasuk kekerasan dalam
rumah tangga.
Ke
depan, para penyuluh agama di Kecamatan Sindang Dataran berkomitmen untuk terus
mengembangkan metode pembelajaran berbasis teknologi guna mendukung terciptanya
generasi keluarga yang berkualitas dan berketahanan.
Hastag : #kuasindangdataran
From : KUA Dataran

.jpg)

