DAERAH
PENDIDIKAN
12 Mei 2026
12
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Kepala MIN 1 Rejang Lebong Ikuti E-Learning ASN Berintegritas untuk Perkuat Budaya Anti Korupsi
Rejang Lebong (Humas) – Dalam upaya memperkuat sistem pengendalian internal serta menanamkan budaya integritas dan anti korupsi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I mengikuti kegiatan E-Learning ASN Berintegritas melalui platform Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Kementerian Agama RI pada Selasa (12/05).
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui metode MOOC (Massive Open Online Course) yang dapat diakses melalui laman [PJJ Kementerian Agama RI. Program ini dikelola oleh Pusbangkom Manajemen, Kepemimpinan dan Moderasi Beragama Kementerian Agama RI sebagai bentuk penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama.
Mengikuti pelatihan dari ruang kerjanya, Mufidatul Chairi tampak serius menyimak setiap materi yang disampaikan. Pelatihan tersebut membahas berbagai aspek penting terkait integritas ASN, penguatan nilai anti korupsi, pengendalian gratifikasi, hingga pembangunan budaya kerja yang profesional dan akuntabel di lingkungan instansi pemerintah.
Mufidatul Chairi mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam membangun kesadaran ASN agar senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, integritas merupakan pondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan terpercaya.
“Melalui pelatihan ini, kami mendapatkan banyak pemahaman baru tentang pentingnya menjaga integritas dalam setiap tugas dan tanggung jawab sebagai ASN. Budaya anti korupsi harus dimulai dari diri sendiri dan diterapkan secara konsisten di lingkungan madrasah,” ujar Mufidatul Chairi.
Ia juga menambahkan bahwa MIN 1 Rejang Lebong terus berkomitmen mendukung program-program Kementerian Agama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya diberikan kepada siswa, tetapi juga harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.
“Kami berharap seluruh ASN di lingkungan madrasah dapat menjadi teladan dalam menerapkan nilai integritas, disiplin, dan profesionalisme. Dengan demikian, pelayanan pendidikan kepada masyarakat dapat berjalan semakin baik dan berkualitas,” tambahnya.
Kegiatan E-Learning ASN Berintegritas ini menjadi salah satu langkah nyata Kementerian Agama RI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi. Dengan adanya pelatihan berbasis digital tersebut, ASN di berbagai daerah dapat mengikuti pembelajaran secara fleksibel tanpa mengurangi kualitas materi yang diberikan.
(Randi Sefto Fanedi, S.Pd/Edwinsya)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)

