Kakan Kemenag Rejang Lebong Ikuti PJJ E-Learning ASN Berintegritas Kerja Sama Kemenag dan KPK
Rejang Lebong (Humas) — Kepala
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman, S.Ag., M.H.,
mengikuti kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) E-Learning ASN Berintegritas
yang merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Agama Republik Indonesia
dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (11/5).
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan
secara daring melalui metode Massive Open Online Course (MOOC) dengan
memanfaatkan Learning Management System (LMS) PJJ Kementerian Agama. Program
tersebut dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 11 hingga 15
Mei 2026.
Dari Kementerian Agama Kabupaten
Rejang Lebong, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 65 orang
yang tersebar dari Kantor Kementerian Agama, madrasah, serta Kantor Urusan
Agama (KUA) di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.
Pelaksanaan pelatihan ini menjadi
bagian dari upaya penguatan integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) di
lingkungan Kementerian Agama, sekaligus mendukung terciptanya budaya kerja yang
profesional, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Dalam pelaksanaannya, para peserta
mendapatkan berbagai materi terkait penguatan nilai-nilai integritas,
pencegahan tindak pidana korupsi, penguatan etika ASN, tata kelola pemerintahan
yang baik (good governance), hingga pembangunan budaya anti korupsi di
lingkungan kerja.
Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Rejang Lebong, Rahman menyampaikan bahwa
kegiatan tersebut sangat penting dalam meningkatkan kualitas dan karakter ASN,
khususnya di lingkungan Kementerian Agama.
Menurutnya, integritas merupakan
pondasi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan
masyarakat. Oleh sebab itu, seluruh ASN harus memiliki komitmen kuat untuk
menjaga kejujuran, disiplin, profesionalisme, serta menjauhi segala bentuk
penyimpangan.
“Melalui pelatihan ini, kita
diingatkan kembali bahwa ASN harus menjadi teladan dalam membangun budaya kerja
yang bersih dan berintegritas. Integritas bukan hanya sebatas slogan, tetapi
harus diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan pelayanan kepada masyarakat,”
ungkap Rahman.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi
antara Kementerian Agama dan KPK dalam penyelenggaraan pelatihan ini merupakan
langkah strategis untuk memperkuat pemahaman ASN mengenai pentingnya pencegahan
korupsi sejak dini.
“Kegiatan ini sangat positif karena
memberikan pemahaman dan penguatan kepada ASN agar mampu bekerja secara
profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Dengan adanya pelatihan seperti
ini, diharapkan seluruh ASN Kementerian Agama semakin memiliki kesadaran untuk
menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” tambahnya.
Selain itu, Rahman berharap
seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong dapat
mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi dan penguatan karakter yang
dilaksanakan pemerintah, baik secara langsung maupun daring.
Ia menegaskan bahwa peningkatan
kompetensi harus berjalan seiring dengan penguatan moral dan integritas,
sehingga ASN tidak hanya cakap dalam bekerja, tetapi juga memiliki akhlak dan
etika yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Program E-Learning ASN Berintegritas
ini sendiri merupakan salah satu bentuk komitmen Kementerian Agama dalam
mewujudkan birokrasi yang bersih, melayani, dan berorientasi pada kepentingan
publik. Dengan adanya pelatihan tersebut, diharapkan lahir ASN yang
profesional, amanah, dan mampu menjadi agen perubahan dalam membangun tata
kelola pemerintahan yang lebih baik.
Hastag : #kemenagrejanglebong
From : Kemenag

