Air Mata Haru Warnai Tasyakuran dan Pelepasan Santri Kelas 6 MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu
Rejang Lebong (Humas) --- Momen bersejarah sekaligus emosional bagi keluarga besar MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu kembali terjadi. Madrasah tersebut sukses menggelar acara Tasyakuran dan Pelepasan Santri atau peserta didik kelas 6 Tahun Ajaran 2025/2026. Acara yang berlangsung sederhana di ruang kelas madrasah ini berjalan dengan suasana penuh khidmat, haru, dan kebanggaan. Ruang kelas yang difungsikan sementara sebagai lokasi acara disulap menjadi tampak cantik dan dekoratif berkat riasan sederhana hasil kerja keras panitia. Selain pendidik dan tenaga kependidikan madrasah, acara ini juga dihadiri oleh Ketua Yayasan PC Muhammadiyah Curup IV, Ketua Komite, Pengawas Tingkat Madrasah Ibtidaiyah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong dan Seluruh wali murid kelas 6. (19/5)
Acara diawali dengan khusyuk melalui pembacaan ayat suci Al-Qur'an, doa, serta serangkaian sambutan. Dalam sambutannya, Kepala MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu, Kris Ade Putra, S.Pd.I, Gr, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada panitia penyelenggara serta seluruh wali murid yang telah memercayakan putra-putri mereka untuk menuntut ilmu di madrasah tersebut. Beliau berharap para peserta didik terus bersemangat meraih cita-cita di jenjang pendidikan selanjutnya.
“Semoga ilmu dan akhlak yang telah ditanamkan selama di madrasah ini dapat menjadi bekal yang berguna bagi ananda di masa depan. Terima kasih kami sampaikan kepada bapak dan ibu orang tua/wali murid atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin. Hari ini, kami kembalikan amanah itu dengan penuh doa dan harapan,” tutur kepala madrasah dengan rasa haru.
Rasa bangga dan apresiasi juga datang dari pihak orang tua murid atas dedikasi para guru dalam mendidik anak-anak mereka selama enam tahun terakhir. Hal ini disampaikan melalui pidato singkat oleh perwakilan wali murid.
“Kami para orang tua menitipkan anak-anak kami dengan harap, dan hari ini kami mengambil mereka kembali dengan bangga. Kepada seluruh guru di MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu, kami ucapkan terima kasih untuk semua ilmu dan kasih sayang yang telah ditanamkan,” tutur ibunda dari siswa bernama Alecia Queen tersebut.
Di sela-sela sambutan, suasana dimeriahkan oleh berbagai penampilan bakat dari peserta didik kelas 6, mulai dari pidato, solo song, pembacaan puisi, hingga paduan suara. Puncak suasana emosional terjadi saat prosesi pelepasan atribut siswa secara simbolis. Topi dan dasi yang telah menemani perjalanan belajar mereka selama enam tahun ditanggalkan perlahan, menandai berakhirnya satu fase dan dimulainya awal yang baru. Momentum haru semakin terasa saat para peserta didik menyanyikan empat lagu penuh makna bersama-sama, yaitu lagu “Simponi untk Guru”,”Selalu ada di nadimu”,”selamat tinggal guru dan kawanku” dan “sampai jumpa. Lantunan lagu tersebut tak pelak membuat banyak peserta didik, guru, hingga wali murid meneteskan air mata karena terbawa suasana perpisahan yang begitu mendalam.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, meninggalkan harapan dan kenangan yang membekas di hati setiap hadirin. Sesi akhir diisi dengan foto bersama dan bersalam-salaman antara murid, wali murid, dan para guru. Di momen ini, tangis haru kembali pecah.
Momentum ini menjadi pengingat berharga bahwa perjalanan pendidikan adalah bagian penting dari kehidupan. Pelepasan ini bukanlah sebuah akhir, melainkan awal dari langkah baru yang lebih besar bagi para santri untuk menaklukkan masa depan.
(liza/Edwinsya)Hastag : #literasi #humas #mismuhammadiyah14tulu #rejanglebong #kemenagrl #tasyakuran #pelepasan
From : MIM 14 Talang Ulu



