Kepala KUA Selupu Rejang Dukung Dunia Akademik, Permudah Mahasiswa Ajukan Izin Penelitian
Rejang Lebong (Humas) — Kepala KUA Selupu Rejang, Ibnu Hajar secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap dunia akademik dengan mempermudah dan menyambut baik mahasiswa yang mengajukan izin penelitian di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Selupu Rejang. (20/5)
Keterbukaan tersebut merupakan bagian dari komitmen KUA Selupu Rejang dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya penelitian yang berkaitan dengan isu sosial-keagamaan, pelayanan publik, keluarga sakinah, moderasi beragama, hingga administrasi keagamaan di lingkungan KUA.
Ibnu Hajar menyampaikan bahwa KUA tidak hanya menjadi pusat layanan keagamaan bagi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi ruang pembelajaran dan laboratorium sosial-keagamaan bagi kalangan akademisi.
“Kami sangat terbuka terhadap mahasiswa yang ingin melakukan penelitian di KUA Selupu Rejang, baik untuk field research, wawancara, maupun pengumpulan data sekunder. KUA harus menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan dan mendukung lahirnya penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bagi mahasiswa yang ingin melakukan penelitian secara prosedural di KUA, terdapat beberapa syarat administrasi yang perlu dipersiapkan. Di antaranya membawa surat permohonan izin penelitian asli dari kampus atau fakultas yang ditujukan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota atau langsung kepada Kepala KUA setempat.
Selain itu, mahasiswa juga diminta menyertakan proposal penelitian singkat yang telah disetujui dosen pembimbing guna menjelaskan fokus penelitian dan data yang dibutuhkan. Persyaratan lainnya berupa fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) serta Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai identitas diri.
Ibnu Hajar juga menegaskan bahwa seluruh proses permohonan rekomendasi data penelitian di KUA Selupu Rejang tidak dipungut biaya.
“Seluruh layanan izin penelitian dan rekomendasi data riset di KUA Selupu Rejang dipastikan gratis atau Rp0. Ini merupakan bentuk komitmen kami agar KUA dapat menjadi laboratorium sosial-keagamaan yang terbuka bagi akademisi dan dunia pendidikan,” tambahnya.
Dengan keterbukaan layanan tersebut, KUA Selupu Rejang berharap dapat terus menjalin sinergi positif dengan perguruan tinggi dalam mendukung penelitian yang konstruktif dan bermanfaat bagi pengembangan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat.
(okfa/Edwinsya)Hastag : #kemenagberdampak #kuaselupurejang #kemenagRL
From : KUA Selupu Rejang



