Peringati Harlah IPARI ke-3, Penyuluh Agama Kemenag Rejang Lebong Gelar Aksi Ekoteologi Melalui Penanaman Pohon dan Gotong Royong
Rejang Lebong (HUMAS) – Dalam rangka
memperingati Hari Lahir Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) ke-3,
Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong melaksanakan kegiatan
bertema Ekoteologi melalui aksi penanaman pohon dan gotong royong sebagai
bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan tersebut merupakan
bagian dari implementasi salah satu program prioritas Kementerian Agama yang
mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan upaya pelestarian alam.
Kegiatan diawali dengan pelepasan
peserta secara simbolis oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang
Lebong, Dr. H. Rahman, S.Ag., M.Pd.I, didampingi Kasubbag Tata Usaha, Drs. H.
Suhardihirol, M.Pd di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Rejang Lebong, Kamis
(21/5).
Pelepasan tersebut dihadiri para
penyuluh agama yang tergabung dalam IPARI Kabupaten Rejang Lebong serta jajaran
pegawai Kemenag. Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai
kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang peringatan Hari Lahir IPARI ke-3, tetapi
juga menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen dalam menjaga lingkungan hidup.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan
penanaman pohon dilakukan oleh anggota IPARI Rejang Lebong di dua lokasi, yakni
Kantor Urusan Agama (KUA) Curup Tengah dan KUA Curup Selatan. Selain penanaman
pohon, para penyuluh agama juga melaksanakan kegiatan gotong royong
membersihkan lingkungan sekitar pasar –pasar tradisional sebagai wujud nyata
kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian alam.
Program Ekoteologi sendiri merupakan
salah satu program unggulan Kementerian Agama yang mendorong penguatan
kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai keagamaan. Melalui program ini,
masyarakat diajak untuk memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari
tanggung jawab moral dan spiritual sebagai khalifah di muka bumi.
Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong,
Rahman, dalam arahannya sebelum pelepasan kegiatan menyampaikan apresiasi
kepada seluruh penyuluh agama yang terus berkontribusi tidak hanya dalam bidang
pembinaan keagamaan, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan,
termasuk pelestarian lingkungan hidup.
Menurut Rahman, peringatan Hari
Lahir IPARI ke-3 hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat peran penyuluh
agama sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Penyuluh agama tidak hanya
bertugas menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga mengedukasi masyarakat
mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam dan kelestarian lingkungan.
“Melalui kegiatan Ekoteologi ini,
kita ingin menegaskan bahwa ajaran agama mengajarkan umat untuk mencintai dan
menjaga lingkungan. Menanam pohon bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi
merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan kehidupan generasi
mendatang,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa berbagai
persoalan lingkungan yang terjadi saat ini, seperti perubahan iklim,
berkurangnya kawasan hijau, serta pencemaran lingkungan, membutuhkan perhatian
dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, penyuluh agama
diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menumbuhkan kesadaran ekologis di lingkungan
binaannya masing-masing.
Rahman juga berharap kegiatan yang
dilaksanakan dalam rangka Hari Lahir IPARI ke-3 ini tidak berhenti pada
penanaman pohon semata, melainkan dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang
terus dikembangkan di berbagai wilayah Kabupaten Rejang Lebong.
“Semoga pohon-pohon yang ditanam
hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta
lingkungan sekitar. Yang lebih penting, semangat menjaga alam dan budaya gotong
royong harus terus hidup dan menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari,”
tambahnya.
Sementara itu, para penyuluh agama
yang mengikuti kegiatan menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Selain
mempererat kebersamaan antaranggota IPARI, kegiatan ini juga menjadi sarana
untuk menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan sekaligus mendukung
program-program strategis Kementerian Agama.
Melalui peringatan Hari Lahir IPARI
ke-3 yang diisi dengan aksi nyata penanaman pohon dan gotong royong, Kemenag
Rejang Lebong berharap semangat moderasi beragama dan kepedulian terhadap
lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian,
nilai-nilai keagamaan tidak hanya diwujudkan dalam ibadah ritual, tetapi juga
melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi sesama dan alam semesta.
Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag

.jpg)
.jpg)