Tinjau Hewan Qurban dan Cek Pertugas Sholat Idul Adha Di Wilayah KUA Bermani Ulu
Rejang Lebong (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA)
Kecamatan Bermani Ulu, H. Yusman Haris, turun langsung mendatangi sejumlah desa
dalam rangka mencari informasi terkait petugas pelaksanaan salat Idul Adha 1447
Hijriah, pengecekan hewan kurban, serta pendataan petugas pemotongan hewan
kurban di wilayah kerja KUA Bermani Ulu. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa
(26/5).
H. Yusman selaku Kepala KUA Bermani Ulu memastikan bahwa setiap
hewan kurban yang akan disembelih telah memenuhi ketentuan syariat Islam.
Selain itu, beliau juga memastikan kesiapan petugas pelaksanaan salat Idul Adha
di setiap desa se-Kecamatan Bermani Ulu, serta melakukan pendataan langsung
terhadap panitia pemotongan hewan kurban.
"Kami bersama staf turun langsung ke lapangan, melihat
secara langsung ketersediaan hewan kurban yang akan disembelih. Kami selalu
memantau dan mengambil data, karena kegiatan ini rutin kami lakukan setiap
tahun menjelang perayaan Idul Adha," ujar H. Yusman.
Dalam kunjungan tersebut, Imam Desa Sentral Baru, Bapak Wahabi,
menjelaskan bahwa jumlah hewan kurban di desanya mencapai 17 ekor, yang terdiri
atas 3 ekor sapi dan 14 ekor kambing.
Kepala KUA Bermani Ulu juga memberikan arahan kepada seluruh
imam desa se-Kecamatan Bermani Ulu agar memperhatikan beberapa hal penting
dalam pelaksanaan kurban, di antaranya jenis dan umur hewan, serta ketentuan
jumlah orang dalam satu ekor hewan kurban. Berikut kriteria dan syarat hewan
kurban yang disampaikan:
1. Jenis dan Usia Hewan
o Kambing atau domba
minimal berusia 1 tahun.
o Sapi atau kerbau
minimal berusia 2 tahun.
2. Kondisi Fisik
o Hewan harus sehat,
tidak cacat, tidak berpenyakit, serta memiliki berat badan ideal.
3. Kapasitas Pekurban
o Satu ekor kambing atau
domba untuk satu orang.
o Satu ekor sapi atau
kerbau dapat digunakan untuk maksimal 7 orang.
"Tujuan KUA Bermani Ulu bukan untuk mengatur, tetapi agar
pelaksanaan penyembelihan hewan kurban ini dapat berjalan dengan baik, rapi,
sah, serta distribusi dagingnya tepat sasaran," tegas H. Yusman.
Selain melakukan pendataan, KUA Bermani Ulu juga mengimbau
kepada seluruh imam desa dan masyarakat agar senantiasa memperhatikan
kebersihan lokasi penyembelihan hewan kurban. Hal ini penting untuk menjaga
kenyamanan, kesehatan, dan keamanan lingkungan selama pelaksanaan ibadah kurban
berlangsung.
Dengan langkah-langkah preventif dan pendampingan yang intensif
ini, KUA Bermani Ulu berharap pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat
berjalan lancar, sah secara syariat, serta memberikan manfaat maksimal bagi
masyarakat.
Hastag : #kemenagrl #Kuabermaniulu
From : KUA Bermni Ulu


