DAERAH
PENDIDIKAN
26 Mei 2026
3
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1
Tingkatkan Kompetensi, Guru MIN 1 Rejang Lebong Rampungkan Pelatihan KBC Kemenag
Rejang Lebong (Humas) – Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong berhasil menuntaskan Pelatihan MOOC (Massive Open Online Course) Pintar Kementerian Agama tentang “Kurikulum Berbasis Cinta” dan resmi menerima sertifikat pelatihan. Sertifikat tersebut diterbitkan setelah peserta menyelesaikan seluruh rangkaian materi dan evaluasi dalam pelatihan yang berlangsung selama 50 Jam Pelatihan.
Salah satu guru MIN 1 Rejang Lebong, Randi Sefto Fanedi, S.Pd., saat diwawancarai di ruang kerjanya pada Selasa (26/05), menyampaikan bahwa sertifikat pelatihan telah resmi terbit pada akun MOOC Pintar masing-masing peserta dan langsung dicetak sebagai bukti telah menyelesaikan pelatihan. Menurutnya, pelatihan ini memberikan banyak wawasan baru terkait penerapan pendidikan yang lebih humanis dan penuh kasih sayang.
“Alhamdulillah sertifikat MOOC Pintar tentang Kurikulum Berbasis Cinta sudah terbit dan langsung kami cetak. Pelatihan ini sangat bermanfaat karena mengajarkan bagaimana menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga menanamkan nilai cinta, empati, dan karakter kepada peserta didik,” ujar Randi.
Dalam pelatihan tersebut, materi yang dibahas berfokus pada konsep Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menekankan pendidikan humanis, inklusif, dan berkarakter. Kurikulum ini mengedepankan nilai-nilai kasih sayang melalui konsep Panca Cinta sebagai lima pilar utama pendidikan.
Adapun lima pilar tersebut meliputi cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya dengan membangun kesadaran spiritual dalam pembelajaran, cinta ilmu untuk menumbuhkan semangat belajar dan rasa ingin tahu, cinta lingkungan dengan menanamkan kepedulian terhadap alam sekitar, cinta diri dan sesama melalui sikap empati serta toleransi, serta cinta tanah air guna memperkuat rasa nasionalisme dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Randi juga menambahkan bahwa materi-materi yang disampaikan dalam pelatihan dirancang untuk mengembalikan ruh pendidikan agar lebih mengedepankan ketulusan, interaksi positif, serta hubungan harmonis antara guru dan peserta didik. Ia berharap nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di MIN 1 Rejang Lebong.
“Kurikulum Berbasis Cinta ini sangat relevan diterapkan di lingkungan madrasah karena mampu membangun karakter siswa yang berakhlak mulia, peduli sesama, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Kami berharap nilai-nilai ini bisa menjadi budaya positif di madrasah,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi kepada para guru yang terus menunjukkan semangat belajar dan aktif mengikuti berbagai pelatihan peningkatan kompetensi. Menurutnya, guru harus terus berkembang agar mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan sesuai dengan perkembangan zaman.
“Saya sangat mengapresiasi semangat para guru MIN 1 Rejang Lebong yang terus belajar dan mengikuti pelatihan. Semoga ilmu yang diperoleh dari MOOC Pintar Kemenag ini dapat diterapkan dalam pembelajaran sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman, penuh kasih sayang, dan berkarakter,” ungkap Mufidatul Chairi.
Dengan selesainya pelatihan ini, diharapkan para guru MIN 1 Rejang Lebong semakin siap menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran sehari-hari sehingga mampu membentuk peserta didik yang cerdas, berakhlak, peduli lingkungan, dan memiliki rasa cinta terhadap bangsa serta agama.
(Randi/Edwinsya)
Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1


