Stok Buku Nikah di KUA Bermani Ulu Aman, Tidak Kekurangan di Masa Musim Nikah
Rejang Lebong (Humas) — Menjelang masa musim nikah yang diperkirakan meningkat pada pertengahan tahun 2026, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bermani Ulu memastikan stok Buku Nikah dalam kondisi cukup dan tidak mengalami kekurangan. Demikian disampaikan oleh Sendi Uggi Sumarno selaku Operator Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) KUA Bermani Ulu, Kamis (04/06).
Sendi menjelaskan bahwa ketersediaan Buku Nikah dapat dipantau secara langsung melalui aplikasi SIMKAH. "Stok Buku Nikah di sini tidak kekurangan karena bisa dilihat melalui aplikasi, berapa jumlah sisa dan yang sudah terpakai. Semua terpantau secara real-time," ujarnya.
Meskipun stok tersedia dengan aman, Sendi menegaskan bahwa penginputan data ke dalam aplikasi SIMKAH wajib dilakukan dengan sangat hati-hati. Menurutnya, kesalahan entri dapat berakibat fatal pada dokumen resmi negara, termasuk Buku Nikah dan Akta Nikah yang akan diterbitkan nantinya.
"Yang pertama dan paling penting sebelum masuk ke aplikasi SIMKAH adalah validasi data kependudukan atau KTP. Jika calon pengantin belum memiliki KTP, maka tidak bisa diinput ke dalam aplikasi SIMKAH. Pastikan KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) calon pengantin (catin) sudah valid dan terdaftar di Dukcapil agar sinkron dengan sistem KUA Bermani Ulu," tegasnya.
Sendi juga memaparkan beberapa hal krusial yang perlu diperhatikan saat proses input data, antara lain:
- Sesuaikan dengan Dokumen Resmi – Pastikan seluruh data, mulai dari nama lengkap (tidak disingkat), NIK, hingga tempat dan tanggal lahir, diketik persis seperti yang tertulis di KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kelahiran.
- Data Wali Nikah – Data wali nikah juga harus ditegaskan kepada calon pengantin agar tidak terjadi perubahan di kemudian hari yang dapat mempersulit proses administrasi.
Lebih lanjut, Sendi mempertegas bahwa dengan hadirnya aplikasi SIMKAH, proses pencetakan Buku Nikah tidak lagi dilakukan dengan tulisan tangan. "Semua Buku Nikah di KUA Kecamatan Bermani Ulu sudah menggunakan sistem print. Ini untuk menghindari kesalahan baca, meningkatkan akurasi data, serta mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.
Dengan kesiapan stok dan sistem pencatatan yang semakin modern, KUA Bermani Ulu optimistis dapat melayani masyarakat yang akan melangsungkan pernikahan di masa musim nikah dengan lebih baik, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
(Sendi/Edwinsya)Hastag : #kuabermaniulu
From : KUA Bermni Ulu



