Siswa MAN Rejang Lebong Gelar Pameran Robot Sederhana Hukum Pascal Karya Siswa dalam aplikasi Ilmu Fisika dan Pemanfaatan Barang Bekas
Rejang Lebong (Humas) – Memasuki akhir pembelajaran semester genap, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rejang Lebong menggelar pameran hasil karya siswa berupa robot fisika sederhana. Pameran yang berlangsung pada hari Selasa lalu ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan pemahaman siswa dalam menerapkan Hukum Pascal pada materi Fluida.
Guru pembimbing sekaligus pengampu mata pelajaran Fisika, Julita, menjelaskan bahwa pameran ini diselenggarakan untuk menunjukkan hasil karya siswa MAN Rejang Lebong dalam mengaplikasikan teori-teori fisika ke dalam bentuk nyata.
"Dalam pembelajaran Fisika, banyak sekali penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dibuatnya robot ini, tentu menampilkan keterampilan dan pemahaman siswa dalam memahami materi Fisika. Selain itu, kreativitas siswa ini menjadi nilai plus dalam proses pembelajaran," ujar Julita usai acara pameran, Kamis (11/6).
Julita menjelaskan bahwa dalam proses pembuatan robot, siswa harus memahami prinsip dasar Hukum Pascal, yakni tekanan yang diberikan pada fluida dalam ruang tertutup akan diteruskan sama besar ke segala arah. Dengan kata lain, tekanan yang masuk sama besar dengan tekanan yang keluar.
"Robot yang dibuat siswa ini dirancang dengan alat sederhana dan memanfaatkan barang bekas yang sudah tidak terpakai, seperti kardus. Untuk komponen utama, mereka menggunakan suntikan, namun khusus suntikan printer karena memiliki karakteristik yang sesuai," jelasnya.
Menariknya, sejumlah siswa turut mengaplikasikan sistem coding dalam pengoperasian robot mereka. Hal ini menunjukkan pemahaman lintas disiplin ilmu, yakni menggabungkan bahasa pemrograman dari mata pelajaran Informatika dengan prinsip-prinsip Fisika.
"Ini tentu harus diapresiasi karena siswa memahami betul dua pelajaran sekaligus. Mereka tidak hanya paham konsep fluida dan Hukum Pascal, tetapi juga mampu menyusun kode program untuk menggerakkan robot secara otomatis," tambah Julita.
Julita berharap dengan terbiasa berkarya dan berkreasi, semangat belajar serta rasa ingin tahu siswa akan terus meningkat.
"Target kami adalah terbentuknya siswa yang berprestasi dan kreatif. Dengan banyak berkarya, mereka tidak hanya menghafal teori, tetapi benar-benar memahami aplikasi ilmu dalam kehidupan nyata," ungkapnya.
Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan pameran robot ini. Menurutnya, pembelajaran yang kreatif dan tidak monoton sangat penting untuk meningkatkan mutu siswa.
"Saya sangat mendukung dan menyenangi kegiatan pembelajaran yang tidak monoton, namun menyenangkan, sehingga siswa bersemangat dalam belajar. Saya berharap dengan banyaknya pembelajaran yang melibatkan kreativitas siswa, akan terbentuk siswa yang aktif dan kreatif, bahkan melahirkan ilmuwan-ilmuwan baru, khususnya di bidang Fisika," ujar Yusrijal.
Menariknya, kegiatan pameran robot ini tidak hanya diminati oleh siswa MAN Rejang Lebong saat ini, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi calon siswa baru. Pasalnya, pameran berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan seleksi calon siswa baru MAN Rejang Lebong tahun ajaran 2026.
"Ke depannya, kegiatan seperti ini akan terus kami kembangkan sebagai bagian dari branding madrasah yang unggul dalam sains dan kreativitas," tutup Yusrijal.
(julita/Edwinsya)Hastag : Manrejanglebong
From : MAN Rejang Lebong



