Agen Perubahan MIN 1 Rejang Lebong Realisasikan Program “Si Pilah” Dukung Ekoteologi Kemenag RI
Rejang Lebong (Humas) – Komitmen mendukung program Ekoteologi Kementerian Agama Republik Indonesia terus diwujudkan oleh Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong melalui berbagai inovasi berbasis lingkungan. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui program “Si Pilah” (Sampah Terpilih Madrasah Berkah) yang digagas oleh Agen Perubahan MIN 1 Rejang Lebong, Randi Sefto Fanedi, S.Pd.
Program tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, bersama para koordinator bidang, dewan guru, dan staf pada Senin (15/06) di ruang kelas madrasah. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam menyatukan komitmen seluruh warga madrasah untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Randi menyampaikan kesiapannya untuk segera merealisasikan program inovasi “Si Pilah” sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap gerakan peduli lingkungan di lingkungan madrasah. Menurutnya, program ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran dan budaya cinta lingkungan bagi seluruh warga madrasah.
“Program Si Pilah ini bukan hanya tentang memilah sampah, tetapi juga membangun kesadaran kolektif warga madrasah untuk menjaga lingkungan sebagai bagian dari nilai keagamaan. Menjaga kebersihan dan kelestarian alam merupakan salah satu bentuk tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi,” ujar Randi.
Lebih lanjut, Randi menjelaskan bahwa program Si Pilah akan diawali dengan penyediaan tempat sampah yang dipisahkan berdasarkan jenisnya, yakni sampah organik dan anorganik. Selain itu, pihak madrasah juga akan memberikan edukasi secara rutin kepada peserta didik mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dengan benar.
“Melalui pembiasaan sejak dini, kami berharap peserta didik memiliki karakter peduli lingkungan yang kuat. Kami ingin madrasah menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang baik, tertib, dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga sekolah maupun masyarakat sekitar,” tambahnya.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, inovasi yang diinisiasi Agen Perubahan sangat sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama dalam membangun kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai keagamaan.
“Program Si Pilah merupakan inovasi yang sangat positif dan relevan dengan semangat Ekoteologi Kementerian Agama. Kami mendukung penuh pelaksanaannya dan berharap seluruh warga madrasah dapat berpartisipasi aktif sehingga tercipta lingkungan madrasah yang bersih, sehat, dan nyaman,” ungkap Mufidatul Chairi.
Dengan adanya program Si Pilah, MIN 1 Rejang Lebong diharapkan mampu menjadi pelopor madrasah ramah lingkungan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter peserta didik yang peduli terhadap kelestarian alam. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



