Studi Tiru Pembangunan Zona Integritas : Kemenag Rejang Lebong Kunjungi Kemenag Kepahiang
REJANG LEBONG (HUMAS)
-- Hari ini, Kementerian Agama Rejang Lebong di bawah kepemimpinan H. Lukman,
S.Ag., MH selaku Kepala Kantor, bersama dengan Kasubbag TU, Drs. H.
Suhardihirol, M.Pd yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Zona Integritas Kemenag
Rejang Lebong, melakukan kunjungan yang sangat dinantikan ke Kantor Kementerian
Agama Kepahiang.(24/07)
Kunjungan Tim Zona
Integritas Kemenag Rejang Lebong ini disambut dengan antusias oleh seluruh
jajaran Kemenag Kepahiang. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk melakukan
studi tiru dalam rangka pembangunan Zona Integritas.
Acara berlangsung
di Aula Kantor Kemenag Kepahiang, yang dihadiri oleh para pimpinan dan staf
Kemenag dari kedua kabupaten. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag
Kepahiang, Drs. Albahri, M.S.I, menyampaikan kunci keberhasilan dalam
perjuangan mencapai predikat WBK/WBBM, yaitu semangat pantang menyerah dan ketulusan
untuk kompak menuju tujuan bersama.
"Kami sudah
menghadapi dua kegagalan sebelumnya, namun dengan komitmen,yang ketiga
kami berhasil menuju pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM. Saya berharap
Kemenag Rejang Lebong, setelah mengalami kegagalan tahun lalu, dapat meraih
kesuksesan pada percobaan tahun ini," ujar Kakan Kemenag Kepahiang.
H. Lukman, menyatakan
harapannya agar kunjungan ini dapat memberikan wawasan dan strategi baru bagi
Kemenag yang beliau pimpin untuk meraih tujuan yang sama yaitu predikat
WBK/WBBM.
Setelah acara seremonial, Tim Zona Integritas dari kedua kabupaten berkumpul per-area untuk berdiskusi dan bertukar pikiran. Khususnya, Tim Kementerian Agama Rejang Lebong aktif bertanya tentang strategi dan langkah-langkah yang ditempuh oleh Tim Zona Integritas Kementerian Agama Kepahiang untuk meraih predikat WBK/WBBM.
Kunjungan ini
diharapkan tidak hanya sebagai ajang pertukaran informasi dan pengalaman,
tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat integritas dan pelayanan di
lingkungan Kemenag kedua kabupaten ini.
Hastag :
From : Kemenag

