Tingkatkan Kompetensi Literasi, Guru MIN 1 Rejang Lebong Ikuti Diklat Kepala Perpustakaan
Rejang Lebong (Humas) – Komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan terus ditunjukkan oleh guru-guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong. Salah satunya melalui keikutsertaan guru MIN 1 Rejang Lebong, Randi Sefto Fanedi, S.Pd, dalam kegiatan Pembukaan Diklat Kepala Perpustakaan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin (22/06).
Kegiatan Diklat Kepala Perpustakaan tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Pustaka Indonesia Pintar bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pengelola perpustakaan agar mampu mengembangkan layanan perpustakaan yang lebih profesional, modern, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Diklat yang dimulai pada 22 Juni 2026 ini akan berlangsung hingga 20 Juli 2026. Selama masa pelatihan, para peserta akan mendapatkan berbagai materi terkait manajemen perpustakaan, pengelolaan koleksi, layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi, hingga strategi peningkatan literasi di lingkungan satuan pendidikan.
Saat dikonfirmasi usai mengikuti pembukaan kegiatan, Randi Sefto Fanedi, S.Pd menyampaikan rasa syukur dan antusiasmenya dapat mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan kesempatan yang sangat baik untuk menambah wawasan dan meningkatkan kompetensi dalam bidang pengelolaan perpustakaan sekolah.
“Melalui diklat ini saya berharap dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang nantinya dapat diterapkan dalam pengelolaan perpustakaan madrasah. Perpustakaan memiliki peran penting sebagai pusat sumber belajar yang harus terus dikembangkan agar semakin menarik dan bermanfaat bagi siswa,” ujar Randi.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, turut memberikan apresiasi atas keikutsertaan salah satu guru dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak madrasah selalu mendukung setiap guru untuk mengikuti berbagai pelatihan dan pengembangan kompetensi sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh setiap guru yang mengikuti pelatihan maupun kegiatan pengembangan profesional. Kompetensi guru yang terus meningkat akan memberikan dampak positif terhadap kualitas layanan pendidikan, termasuk dalam pengelolaan perpustakaan sebagai sarana pendukung literasi siswa,” ungkap Mufidatul Chairi.
Lebih lanjut, ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti diklat dapat dibagikan kepada rekan-rekan guru lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh seluruh warga madrasah. Dengan demikian, perpustakaan MIN 1 Rejang Lebong dapat semakin berkembang menjadi pusat literasi yang nyaman, inovatif, dan mendukung terciptanya budaya membaca di kalangan peserta didik.
Keikutsertaan guru MIN 1 Rejang Lebong dalam Diklat Kepala Perpustakaan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik, diharapkan berbagai program pengembangan literasi dan layanan perpustakaan di madrasah dapat berjalan lebih optimal serta mendukung terwujudnya pendidikan yang berkualitas.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



.jpg)