Guru MIN 1 Rejang Lebong Ikuti Ujian Akhir PJJ Metodologi Pembelajaran BDK Palembang
Rejang Lebong (Humas) – Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi profesional dengan mengikuti Ujian Akhir Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) Metodologi Pembelajaran yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang. Ujian akhir tersebut dilaksanaka.n secara daring pada Sabtu (27/6) sebagai tahap evaluasi akhir dari seluruh rangkaian pelatihan yang telah berlangsung selama sepekan.
Salah satu peserta, Randi Sefto Fanedi, S.Pd, mengikuti ujian dari ruang kerjanya. Ujian ini menjadi penentu keberhasilan peserta setelah mengikuti berbagai materi, diskusi, serta tugas yang diberikan selama pelatihan. Pelatihan sendiri dimulai sejak Senin 22 juni 2026 dan resmi berakhir pada Sabtu 27 juni 2026.
Randi mengungkapkan bahwa dirinya telah berusaha menyelesaikan seluruh soal ujian dengan maksimal. Menurutnya, materi yang diperoleh selama pelatihan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas, terutama dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan berpusat pada peserta didik.
"Alhamdulillah, saya telah menyelesaikan ujian akhir dengan sebaik mungkin. Semoga hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan dan ilmu yang didapat selama pelatihan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di madrasah," ujar Randi.
Selain Randi, guru MIN 1 Rejang Lebong lainnya, Windi Setia Ningsih, M.Pd, juga mengikuti rangkaian Pelatihan Jarak Jauh Metodologi Pembelajaran hingga tuntas. Meski mengikuti kegiatan dari tempat yang berbeda, Windi mengaku sangat antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan oleh para widyaiswara BDK Palembang karena materi yang diberikan dinilai relevan dengan kebutuhan guru saat ini.
"Pelatihan ini memberikan banyak pengalaman dan wawasan baru bagi saya. Saya berharap ke depan dapat memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan secara tatap muka di Balai Diklat Keagamaan Palembang agar dapat berinteraksi langsung dengan narasumber maupun peserta dari berbagai daerah," ungkap Windi.
Keikutsertaan dua guru MIN 1 Rejang Lebong dalam pelatihan ini menjadi bagian dari upaya madrasah untuk terus mendorong peningkatan kompetensi pendidik melalui berbagai program pengembangan profesi berkelanjutan. Kompetensi guru yang semakin baik diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif, aktif, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Melalui pelatihan dan ujian akhir yang telah diselesaikan, MIN 1 Rejang Lebong berharap para guru dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Dengan demikian, kualitas layanan pendidikan di madrasah akan terus meningkat sejalan dengan semangat mewujudkan pendidikan yang unggul, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



