Hadir di Kampung Jawa, Kepala KUA Curup Tengah Sampaikan Amal Jariyah sebagai Teman Abadi di Alam Kubur
Rejang Lebong (Humas) – Kepala KUA Curup Tengah, Bulkis menghadiri kegiatan takziyah di Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Curup Tengah, Senin (29/6) sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan tausiyah yang mengangkat tema pentingnya amal jariyah sebagai bekal yang terus mengalir pahalanya dan menjadi teman abadi bagi seseorang setelah meninggal dunia.
Di hadapan keluarga duka dan para jamaah yang hadir, Kepala KUA Curup Tengah, Bulkis mengajak masyarakat menjadikan musibah kematian sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan memperbanyak amal saleh. Menurutnya, setiap manusia akan meninggalkan dunia, sementara harta, jabatan, dan kedudukan tidak akan ikut menyertainya ke alam kubur.
"Kematian adalah kepastian yang akan dialami setiap insan. Oleh karena itu, yang akan menjadi teman kita di alam kubur bukanlah harta ataupun kemewahan dunia, melainkan amal ibadah dan kebaikan yang telah kita lakukan selama hidup," ungkapnya.
Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa salah satu amalan yang keutamaannya terus berlanjut adalah amal jariyah. Sebagaimana dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW, ketika seseorang meninggal dunia maka terputuslah seluruh amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang senantiasa mendoakan kedua orang tuanya.
Beliau menguraikan bahwa sedekah jariyah dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk, seperti membantu pembangunan masjid, menyediakan sarana ibadah, mewakafkan harta untuk kepentingan umat, atau bentuk kebaikan lain yang manfaatnya terus dirasakan masyarakat. Demikian pula ilmu yang diajarkan dengan ikhlas akan menjadi pahala yang terus mengalir selama diamalkan oleh orang lain.
Selain itu, Bulkis juga menekankan pentingnya mendidik anak dengan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia. Anak yang saleh dan salehah tidak hanya menjadi kebanggaan orang tua semasa hidup, tetapi juga menjadi sumber doa yang terus mengalir bagi kedua orang tuanya setelah wafat.
"Marilah kita mengisi kehidupan dengan amal-amal yang manfaatnya panjang. Jangan hanya mengejar kesuksesan dunia, tetapi persiapkan pula bekal akhirat melalui sedekah jariyah, menyebarkan ilmu yang bermanfaat, dan mendidik anak-anak agar menjadi generasi yang beriman, berakhlak, serta senantiasa mendoakan orang tuanya," pesannya.
Di akhir tausiyah, beliau mengajak seluruh jamaah untuk terus mendoakan almarhum agar Allah SWT mengampuni segala dosa, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, beliau berharap agar diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah.
Melalui kegiatan takziyah tersebut, KUA Curup Tengah kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, memberikan pembinaan keagamaan, serta menguatkan kesadaran umat akan pentingnya mempersiapkan bekal akhirat melalui amal-amal yang bernilai jariyah sebagai investasi yang tidak akan terputus hingga hari kemudian.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #KUACurupTengah#BerkhidmatdanBersinergiUntukUmmat#
From : KUA Curup Tengah



