Angkat Potensi Porang Bengkulu, Guru MIN 1 Rejang Lebong Paparkan Seminar Hasil Tesis S2
Rejang Lebong (Humas) – Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Rolly Junizan, S.Pd., berhasil menyelesaikan Seminar Hasil Tesis Program Magister (S2) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Universitas Bengkulu. Informasi tersebut disampaikan Rolly saat diwawancarai pada Rabu (01/07), usai menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam penyelesaian studi magisternya.
Rolly menjelaskan, Seminar Hasil Tesis dilaksanakan pada Senin (29/6) di Ruang Micro, Gedung Laboratorium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu. Pada seminar tersebut, ia mempresentasikan hasil penelitian berjudul "Pengembangan Atlas Elektronik Sistem Pencernaan Terintegrasi Analisis Glukomanan Porang Bengkulu (Studi Research and Development pada Peserta Didik Kelas VIII di MTsN 1 Rejang Lebong)."
Seminar berlangsung di hadapan tim dosen penguji yang terdiri atas Dr. Euis Nursa'adah, S.Pd., M.Pd., Prof. Dr. Iwan Setiawan, M.Sc., Prof. Dr. Afrizal Mayub, M.Kom., dan Prof. Dr. Aceng Ruyani, M.S. Penelitian tersebut mengembangkan media pembelajaran berupa atlas elektronik yang mengintegrasikan materi sistem pencernaan dengan analisis glukomanan tanaman porang sebagai salah satu potensi lokal Provinsi Bengkulu. Inovasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran IPA yang lebih interaktif, kontekstual, dan relevan dengan lingkungan sekitar peserta didik.
"Alhamdulillah, Seminar Hasil Tesis dapat berlangsung dengan lancar. Saya memperoleh banyak masukan dan saran yang sangat berharga dari para dosen penguji untuk penyempurnaan penelitian ini. Semoga atlas elektronik yang dikembangkan dapat menjadi media pembelajaran yang bermanfaat serta mampu memperkenalkan potensi lokal Bengkulu kepada peserta didik melalui pembelajaran IPA," ujar Rolly.
Menurut Rolly, pemanfaatan potensi lokal dalam pengembangan media pembelajaran merupakan salah satu langkah untuk menghadirkan proses belajar yang lebih bermakna. Melalui pengintegrasian glukomanan tanaman porang dalam materi sistem pencernaan, peserta didik tidak hanya memahami konsep IPA, tetapi juga mengenal kekayaan sumber daya alam yang dimiliki daerahnya.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., mengapresiasi semangat Rolly Junizan dalam meningkatkan kompetensi akademik melalui studi lanjut. Ia menilai, peningkatan kapasitas guru melalui pendidikan magister akan berdampak positif terhadap mutu pembelajaran dan kualitas layanan pendidikan di madrasah.
"Kami senantiasa mendukung guru yang terus mengembangkan kompetensi melalui pendidikan maupun pelatihan. Pengetahuan, pengalaman, dan inovasi yang diperoleh selama menempuh studi diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran di MIN 1 Rejang Lebong. Semoga Bapak Rolly dapat segera menyelesaikan seluruh tahapan studinya dengan hasil yang terbaik," ungkap Mufidatul Chairi.
Komitmen guru-guru MIN 1 Rejang Lebong untuk terus belajar dan berinovasi merupakan bagian dari upaya madrasah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui pengembangan kompetensi yang berkelanjutan, madrasah optimistis mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berakar pada potensi lokal sebagai wujud implementasi pendidikan yang berkualitas.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



