Cetak Generasi Berkualitas, KUA Curup Tengah Bekali Calon Pengantin Lewat Bimwin Pra-Nikah
Rejang Lebong (HUMAS) – Membangun rumah tangga yang kokoh memerlukan pondasi yang matang, bukan sekadar kesiapan menggelar pesta resepsi. Menyadari hal tersebut, Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Tengah, Siti Robi’ah, S.Pd.I, kembali menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pra-Nikah bagi sejumlah pasangan calon pengantin (catin) di Aula KUA Curup Tengah. (07/26)
Kegiatan ini dirancang khusus untuk membekali para catin agar tidak hanya siap secara mental, tetapi juga mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta sehat dan berkualitas.
Dalam penyampaiannya, Siti Robi’ah menegaskan bahwa pernikahan adalah ibadah terlama yang mengandung tanggung jawab besar di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, kesiapan dari aspek keagamaan, psikologis, sosial, hingga kesehatan mutlak diperlukan.
"Melalui Bimwin ini, kami berharap catin memiliki bekal yang cukup untuk membangun keluarga sakinah. Selain harmonis, keluarga juga harus sehat secara fisik, mental, dan spiritual agar mampu melahirkan generasi yang berkualitas," ungkap Siti Robi’ah.
Siti juga mengingatkan para peserta bahwa setelah menikah, mereka akan memikul peran baru sebagai orang tua, di mana keluarga akan menjadi madrasah pertama (al-madrasatul ula) bagi anak-anak mereka. Di sinilah pentingnya menanamkan nilai agama dan akhlak mulia sejak dini.
Bimwin kali ini mengupas berbagai materi krusial yang sering menjadi tantangan dalam kehidupan pasca-akad nikah. Beberapa poin penting yang diajarkan kepada para catin meliputi:
- Pondasi Syariat: Memahami tujuan dan hikmah pernikahan dalam Islam serta hak dan kewajiban suami istri.
- Manajemen Hubungan: Pentingnya komunikasi efektif dan strategi cerdas dalam mengelola konflik rumah tangga.
- Ketahanan Keluarga: Penguatan ekonomi keluarga agar tetap stabil.
- Kesehatan Fisik: Pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan menerapkan pola hidup sehat sejak awal pernikahan untuk mencegah berbagai isu kesehatan, termasuk stunting pada anak.
Para peserta tampak sangat antusias mengikuti setiap sesi. Ruang aula menjadi hidup dengan diskusi interaktif; para catin bergantian melempar pertanyaan seputar seni berkomunikasi dengan pasangan hingga kesiapan mental menjadi orang tua baru.
Melalui bimbingan intensif ini, KUA Curup Tengah berharap setiap pasangan yang lulus dari Bimwin memiliki kesiapan yang jauh lebih matang. Dengan lahirnya keluarga-keluarga yang sehat dan tangguh dari Curup Tengah, diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang harmonis, sejahtera, dan berkualitas.
(Ebit/Gagah)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam #KUACurupTengah #Berdaya
From : KUA Curup Tengah



