Sambut Gerakan 'Indonesia Berkiblat', KUA Curup Tengah Siap Pandu Warga Cari Arah Kiblat Akurat Lewat Rashdul Qiblat
Rejang Lebong (HUMAS) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah bersiap menyukseskan gerakan massal pengecekan arah kiblat. Komitmen ini ditunjukkan dengan keikutsertaan seluruh jajaran Penghulu dan Penyuluh KUA Curup Tengah dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1448 H Rashdul Qiblat yang digelar secara daring via Zoom Meeting. (07/26).
Bimtek skala nasional ini dibuka langsung oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kementerian Agama RI, Dr. H. Arsyad Hidayat, Lc., M.A. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur Kemenag di daerah dalam memanfaatkan fenomena alam untuk memverifikasi arah kiblat secara presisi.
Dalam sesi materi, Kasubdit Bina Penyuluh Agama Islam Kemenag RI, Dr. H. Jamaluddin M. Marki, Lc., M.Si., menjelaskan bahwa Rashdul Qiblat adalah momen langka ketika posisi Matahari berada tepat di atas Ka'bah. Pada waktu krusial tersebut, bayangan dari benda apa pun yang berdiri tegak lurus di bumi akan mengarah tepat ke kiblat.
Menariknya, metode alamiah ini sangat mudah dipraktikkan oleh siapa saja. Pengelola masjid, musala, maupun masyarakat umum bisa menggunakannya tanpa memerlukan peralatan astronomi yang rumit.
Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I., M.H.I., menegaskan bahwa ilmu yang didapat dari bimtek ini akan segera diestafetkan kepada masyarakat luas di Curup Tengah.
"Kami memperoleh penguatan pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan Rashdul Qiblat. Ilmu ini akan segera kami sosialisasikan kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan untuk memastikan arah kiblat masjid, musala, maupun rumah tangga sesuai dengan kaidah syariat yang benar," ungkap Bulkis.
Lebih lanjut, Bulkis menambahkan bahwa Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat merupakan langkah strategis Kemenag untuk membangun kesadaran umat. Mengingat menghadap kiblat adalah salah satu syarat sah salat, ketepatan arah tidak boleh diabaikan.
Oleh karena itu, KUA Curup Tengah akan mengandalkan para penyuluh agama di lapangan untuk membangun sinergi dengan para pengurus masjid (BKM) dan tokoh masyarakat.
Melalui kesiapan ini, KUA Curup Tengah berkomitmen memberikan edukasi dan pendampingan gratis bagi masyarakat yang ingin mencocokkan kembali arah kiblatnya. Diharapkan, momentum Gerakan Nasional 1448 H ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan sekaligus memberikan ketenangan bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah salat.
(Ebit/Gagah)Hastag : #KUACurupTengah #BerkhidmatdanBersinergiUntukUmmat
From : KUA Curup Tengah



