Ikuti Sosialisasi Juknis, MIN 1 Rejang Lebong Siap Hadirkan MATAMUDA yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan
Rejang Lebong (HUMAS) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong terus memantapkan persiapan pelaksanaan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027. Sebagai bentuk kesiapan tersebut, seluruh guru bersama panitia MATAMUDA mengikuti Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) MATAMUDA yang diselenggarakan secara daring melalui kanal YouTube Pendis Channel pada Kamis (02/07). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyamakan persepsi agar pelaksanaan MATAMUDA berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Sosialisasi tersebut memberikan pemahaman secara menyeluruh mengenai konsep, tujuan, materi, hingga mekanisme pelaksanaan MATAMUDA yang mengedepankan prinsip ramah anak, aman, nyaman, inklusif, dan berbasis Kurikulum Berbasis Cinta. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias karena materi yang disampaikan akan menjadi pedoman utama dalam menyusun rangkaian kegiatan penyambutan murid baru di lingkungan madrasah.
Ketua Panitia MATAMUDA MIN 1 Rejang Lebong, Hemat Bradanata, S.Pd.I, menjelaskan bahwa keikutsertaan panitia dalam sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen madrasah untuk menghadirkan masa pengenalan lingkungan sekolah yang berkualitas dan memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan bagi peserta didik baru.
"Melalui kegiatan sosialisasi ini, MIN 1 Rejang Lebong semakin siap dalam menyambut dan mendampingi peserta didik baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan madrasah secara nyaman, aman, dan menyenangkan. Kami ingin MATAMUDA menjadi awal yang baik bagi mereka untuk mengenal budaya madrasah sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri sejak hari pertama," ujar Hemat Bradanata.
Sementara itu, Koordinator Bidang Kesiswaan MIN 1 Rejang Lebong, Kurniati, S.Pd., menyampaikan bahwa dalam sosialisasi dijelaskan sejumlah tema utama yang akan menjadi fokus pelaksanaan MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027. Tema-tema tersebut meliputi kesiapan murid baru, bangga dan cinta madrasah, madrasah sehat, aman, nyaman dan menyenangkan, Kurikulum Berbasis Cinta, serta pembiasaan hidup bersih, sehat, disiplin, dan berprestasi. Seluruh materi tersebut dirancang untuk membentuk karakter peserta didik sejak awal memasuki dunia pendidikan di madrasah.
"Materi yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan peserta didik baru. Tidak hanya mengenalkan lingkungan madrasah, tetapi juga membangun karakter, menanamkan budaya positif, serta membiasakan pola hidup sehat dan disiplin sehingga murid dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik," tutur Kurniati.
Dalam sosialisasi tersebut, narasumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam juga menegaskan bahwa MATAMUDA harus menjadi pengalaman yang menggembirakan bagi seluruh murid baru. Madrasah diharapkan mampu menciptakan suasana yang ramah sehingga peserta didik merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar madrasah. Murid juga dikenalkan dengan guru, tenaga kependidikan, lingkungan belajar, serta teman-teman baru melalui berbagai aktivitas edukatif yang menyenangkan.
Selain itu, petunjuk teknis juga menegaskan sejumlah larangan yang wajib dipatuhi selama pelaksanaan MATAMUDA. Di antaranya adalah larangan segala bentuk perundungan (bullying), pemberian tugas yang tidak bersifat edukatif atau memberatkan peserta didik, serta kegiatan yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun kesehatan murid. Dengan demikian, seluruh aktivitas selama MATAMUDA benar-benar berorientasi pada perlindungan hak-hak anak serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, menegaskan bahwa hasil sosialisasi ini akan menjadi pedoman utama bagi panitia dalam menyusun seluruh rangkaian kegiatan MATAMUDA di madrasah. Menurutnya, seluruh program akan dirancang sesuai dengan petunjuk teknis Kementerian Agama sehingga mampu memberikan pengalaman belajar pertama yang berkesan bagi murid baru.
"Kami berkomitmen menyelenggarakan MATAMUDA yang edukatif, humanis, ramah anak, dan menyenangkan. Seluruh kegiatan akan mengedepankan pembentukan karakter, penanaman rasa bangga terhadap madrasah, serta menciptakan pengalaman pertama yang positif bagi seluruh murid baru. Kami berharap mereka dapat beradaptasi dengan cepat dan merasa nyaman menjadi bagian dari keluarga besar MIN 1 Rejang Lebong," ungkap Mufidatul Chairi.
Melalui sosialisasi ini, MIN 1 Rejang Lebong optimistis pelaksanaan MATAMUDA Tahun Pelajaran 2026/2027 akan berlangsung sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Dengan semangat mewujudkan madrasah yang ramah anak dan berbasis cinta, MIN 1 Rejang Lebong siap memberikan kesan pertama yang positif sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, kepedulian, serta kecintaan terhadap madrasah sejak hari pertama peserta didik mengawali perjalanan pendidikannya.
(Randi/Gagah)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



