Mencetak Guru yang Tartil dan Menyenangkan, MIS Nurul Kamal Bedah Metode Tilawati
Rejang Lebong (HUMAS) – Guru merupakan kompas utama sekaligus teladan pertama bagi para siswa di madrasah. Berangkat dari prinsip tersebut, Dewan Guru Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Nurul Kamal menggelar kegiatan intensif bertajuk "Pengembangan Kompetensi Guru Mengaji dengan Metode Tilawati" guna mendongkrak kualitas pembelajaran Al-Qur'an di lingkungan madrasah.
Pelatihan yang berlangsung maraton selama tiga hari, mulai Jumat (03/07/2026) hingga Minggu (05/07/2026), ini dipusatkan di Aula MIS Nurul Kamal dan diikuti oleh seluruh jajaran dewan guru dengan penuh antusias.
Kepala MIS Nurul Kamal, Bapak Agustori, S.Pd., Gr., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah nyata madrasah dalam menjamin mutu lulusan. Sebelum Al-Qur'an diajarkan kepada murid, kualitas bacaan sang guru harus dipastikan berada pada level terbaik.
“Guru adalah teladan pertama bagi anak. Maka wajib bagi kami memastikan bacaan guru sudah benar, fasih, dan tartil. Dengan metode Tilawati ini, guru tidak hanya diasah agar mahir membaca, tetapi juga dibekali pemahaman cara mengajar yang sistematis dan menyenangkan bagi anak-anak,” ujar Agustori.
Metode Tilawati sengaja dipilih karena rekam jejaknya yang dinilai sangat efektif dalam mencetak generasi Qur'ani. Metode ini berdiri kokoh di atas 5 pilar utama, yaitu: Tartil, Tilawah, Tahsin, Tahfizh, dan Tarbiyah.
Selama pelatihan, para guru digembleng melalui simulasi membaca langsung, teknik menyimak, setoran hafalan (tasmik), hingga praktik mikro (microteaching) cara mengajar menggunakan sistem klasikal maupun individual.
Manfaat dari pelatihan ini dirasakan langsung oleh salah satu peserta, Ibu Putri Rahmadaniar, S.Pd. Ia mengaku penyegaran kompetensi ini memberikan sudut pandang baru yang lebih mendalam mengenai ilmu tajwid terapan.
“Alhamdulillah, meskipun selama ini kami sudah menerapkan Tilawati kepada anak-anak, lewat pengembangan kompetensi ini pemahaman kami terhadap kaidah-kaidahnya jadi jauh lebih matang. Kami menjadi lebih percaya diri saat membimbing siswa mengaji sehari-hari,” ungkap Putri dengan penuh rasa syukur.
Pelatihan ini menjadi bukti sahih komitmen MIS Nurul Kamal dalam melahirkan lulusan yang seimbang: cerdas secara akademik, namun tetap kokoh secara akhlak dan memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an yang mumpuni.
Melalui peningkatan kapasitas ini, seluruh guru MIS Nurul Kamal diharapkan mampu bertransformasi menjadi sosok murabbi (pembimbing) ideal yang siap melahirkan generasi hafizh serta para pecinta Al-Qur'an di Kabupaten Rejang Lebong.
(Rahmadaniar/Gagah)
Hastag : #MisNurulkamal
From : MIS Nurul Kamal



