Lebih Dekat dengan Umat, Duet Penyuluh KUA Curup Tengah Membaur Bersama Warga Air Merah
Rejang Lebong (HUMAS) – Tugas seorang penyuluh agama kini tidak lagi sekadar berdiri di podium atau berceramah satu arah. Menyadari pentingnya pendekatan yang humanis, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah memilih turun langsung membaur di tengah-tengah hangatnya sapaan warga Desa Air Merah pada Minggu (05/07/2026).
Kehadiran duet PAI KUA Curup Tengah, Siti Robi’ah, S.Pd.I. dan Mariyati, S.Pd.I., disambut karpet merah dan antusiasme tinggi oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, pengurus majelis taklim, serta ratusan warga setempat. Momen ini menjadi bukti nyata keseriusan Kementerian Agama dalam mengawal kehidupan religius hingga ke tingkat desa.
Dalam suasana dialog yang cair dan penuh kekeluargaan tersebut, Mariyati, S.Pd.I., menegaskan bahwa fungsi penyuluh agama di era modern telah bertransformasi menjadi jembatan dan ruang konsultasi yang aktif bagi berbagai dinamika umat.
"Tugas seorang penyuluh agama tidak hanya mentransfer materi keagamaan secara kaku. Kami harus hadir secara fisik dan emosional di tengah masyarakat untuk mendengar aspirasi mereka, mempererat ukhuwah, serta siap menjadi mitra solutif dalam menyelesaikan berbagai persoalan keagamaan di lapangan," ungkap Mariyati.
Melalui komunikasi dua arah yang dikemas santai ini, pesan-pesan keagamaan terbukti jauh lebih renyah, mudah diterima, dan diaplikasikan langsung oleh warga dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa poin pembinaan yang disisipkan antara lain upaya peningkatan kualitas ibadah keluarga, perkuatan nilai gotong royong, hingga pentingnya menjaga kerukunan antar-tetangga.
Senada dengan rekannya, Siti Robi’ah, S.Pd.I., dalam kesempatan itu mengajak kaum ibu dan pemuda desa untuk bahu-bahu memakmurkan masjid serta menghidupkan majelis taklim sebagai laboratorium pembentukan karakter generasi muda.
"Kemajuan suatu wilayah atau desa tidak melulu diukur dari megahnya pembangunan fisik. Indikator kemajuan hakiki justru terletak pada kualitas keimanan, kemurnian akhlak, tingkat literasi Al-Qur'an, serta tingginya kepedulian sosial di antara warganya," tegas Siti Robi’ah.
Aksi jemput bola dan kehadiran rutin tim PAI KUA Curup Tengah ini menuai apresiasi luas dari warga Desa Air Merah. Masyarakat berharap sinergi yang sarat manfaat ini dapat terus dipertahankan demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan agamis.
Melalui langkah konkret ini, KUA Curup Tengah kembali mengukuhkan posisinya sebagai garda terdepan pelayanan Kementerian Agama. Kehadiran aktif para penyuluh di akar rumput diharapkan mampu menyuburkan harmoni sosial serta sukses mewujudkan masyarakat Rejang Lebong yang rukun, religius, dan sejahtera.
(Ebit/Gagah)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam #KUACurupTengah #Berdaya
From : KUA Curup Tengah



