Bekali Catin Tiga Desa, KUA Bermani Ulu Raya Racik Formula Sukses Rumah Tangga Bahagia
Rejang Lebong (HUMAS) – Pernikahan bukanlah akhir dari sebuah cerita cinta, melainkan awal dari perjalanan panjang yang membutuhkan peta dan kompas yang jelas. Menyadari pentingnya kesiapan total tersebut, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bermani Ulu Raya menggelar kegiatan Penasehatan Perkawinan intensif bagi para calon pengantin (catin) di Balai Nikah KUA setempat.
Kelas pranikah yang berlangsung penuh kehangatan ini diikuti oleh dua pasang catin yang siap melangkah ke pelaminan. Mereka berasal dari tiga desa berbeda di wilayah Bermani Ulu Raya, yakni pasangan gabungan dari Desa Air Bening dan Desa Sumber Bening, serta satu pasangan lainnya yang berasal dari Desa Transad.
Guna memastikan bekal yang diberikan benar-benar berbobot, sesi penasehatan dipimpin langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Bermani Ulu Raya, Jamaan Nur, S.Ag., M.Pd., dengan didampingi tim penghulu serta PPPK Penyuluh Agama Islam.
Di hadapan para catin, Jamaan Nur membedah secara gamblang lima pilar utama ketahanan keluarga, yang meliputi:
- Pemahaman hak dan kewajiban antara suami dan istri.
- Seni membangun komunikasi dua arah yang sehat dan terbuka.
- Manajemen dan pengelolaan ekonomi rumah tangga secara bijak.
- Teknik penyelesaian konflik domestik tanpa emosi.
- Penerapan nilai-nilai agama sebagai fondasi benteng spiritual keluarga.
"Pernikahan itu bukan sekadar urusan seremonial menyatukan dua insan, melainkan menyatukan tanggung jawab dan komitmen seumur hidup. Melalui penasehatan ini, kami berikhtiar agar para calon pengantin memiliki kesiapan lahir dan batin, sehingga mereka mampu menakhodai rumah tangga dengan penuh tanggung jawab, saling menghormati, dan tidak kaget saat menghadapi riak-riak kehidupan," jelas Jamaan Nur.
Ia menambahkan bahwa program pembekalan ini juga menjadi salah satu strategi taktis Kementerian Agama dalam menekan angka perceraian sekaligus mendongkrak indeks kualitas kehidupan keluarga di tengah masyarakat.
Suasana di Balai Nikah terasa sangat interaktif. Para calon pengantin tampak begitu fokus menyerap setiap materi yang diberikan. Sesi diskusi pun dimanfaatkan secara maksimal oleh para catin untuk berkonsultasi mengenai berbagai tantangan nyata yang berpotensi mereka hadapi setelah resmi menyandang status sebagai suami-istri.
Sebagai modal pengingat di rumah, di akhir kegiatan KUA membekali masing-masing pasangan dengan buku pedoman perkawinan resmi sebagai bahan referensi mandiri.
Melalui konsistensi program penasehatan perkawinan ini, KUA Kecamatan Bermani Ulu Raya kembali membuktikan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik dan menyeluruh. Langkah edukatif ini diharapkan menjadi keran awal bagi lahirnya keluarga-keluarga baru yang berkualitas, tangguh, serta mampu mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah di Kabupaten Rejang Lebong.
(Lailiya/Gagah)Hastag : #KUABermaniUluRaya
From : KUA Bermni Ulu Raya



