KUA Sindang Beliti Ilir Ikuti Bimtek Rashdul Kiblat Dukung Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat
Rejang Lebong (Humas) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kendradinan, M.H.I., bersama tiga Penyuluh Agama Islam, yaitu Tutik Nurhidayati, Saleha, dan Effi Eriyanti, S.Sos., menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Rashdul Kiblat yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Kamis (9/7), di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat (Rashdul Kiblat) di lingkungan Kementerian Agama. Bimtek diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, Penyuluh Agama, Penghulu, organisasi keagamaan, hingga pengelola hotel se-Kabupaten Rejang Lebong.
Bimtek menghadirkan narasumber Ridhokhimura Soderi, M.H., Ketua Program Studi Ilmu Falak Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Curup. Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai konsep ilmiah penentuan arah kiblat, pemanfaatan fenomena Rashdul Kiblat, serta praktik penggunaan aplikasi dan metode pengukuran arah kiblat secara tepat dan akurat.
Kepala KUA Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kendradinan menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting dalam meningkatkan kompetensi aparatur Kementerian Agama, khususnya bagi penghulu dan penyuluh agama, agar mampu memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat dalam penentuan arah kiblat masjid, musala, maupun tempat ibadah lainnya.
"Bimtek ini sangat bermanfaat karena memberikan penguatan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam pengukuran arah kiblat. Ilmu yang diperoleh akan kami tindak lanjuti melalui edukasi dan pendampingan kepada masyarakat sehingga arah kiblat tempat ibadah benar-benar sesuai dengan kaidah ilmu falak," ujar Kendradinan.
Sementara itu, para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sindang Beliti Ilir menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai materi yang disampaikan sangat relevan untuk mendukung tugas penyuluhan di lapangan, terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari kesempurnaan pelaksanaan ibadah salat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu menjadi agen edukasi di wilayah masing-masing dalam mendukung suksesnya Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat, sehingga pelayanan keagamaan kepada masyarakat semakin berkualitas, akurat, dan berbasis ilmu pengetahuan.
(AMINAH/Edwinsya)Hastag : #Kanwilkemenag#kanwil#Kemenagrl#kuasbi#Penyuluh#SBI
From : KUA S. Beliti Ulir

.jpg)
