Kepala MIS GUPPI 12 Lubuk Kembang Hadiri Pelaksanaan Indonesia Berkiblat (Rasdhul Qiblat) di Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Kepala MIS GUPPI 12 Lubuk Kembang, Ibu Ira Aruna Irani, menghadiri kegiatan Pelaksanaan Indonesia Berkiblat (Rasdhul Qiblat) yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong Kamis (9/7) pukul 08.00 WIB bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur di lingkungan Kementerian Agama dan instansi terkait, di antaranya Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, Kepala KUA se-Kabupaten Rejang Lebong, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, pimpinan pondok pesantren, Kabag Kesra Setda Kabupaten Rejang Lebong, para Penyuluh Agama, Penghulu, Ketua MUI, Ketua PCNU, Ketua PD Muhammadiyah, Ketua BKMT, serta para pengelola hotel se-Kabupaten Rejang Lebong.
Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Rahman, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pemahaman dan ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan disampaikan kembali kepada masyarakat.
Materi kegiatan disampaikan oleh Idhokimura Soderi, M.H., selaku Kepala Program Studi Ilmu Falak Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Curup. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan tentang fenomena Rasdhul Qiblat, yaitu momen ketika posisi Matahari berada tepat di atas Ka'bah sehingga dapat dimanfaatkan sebagai acuan untuk memastikan dan mengoreksi arah kiblat dengan tingkat akurasi yang tinggi. Selain itu, peserta juga diberikan penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan pengukuran arah kiblat yang benar sesuai dengan kaidah ilmu falak.
Kepala MIS GUPPI 12 Lubuk Kembang, Ira Aruna Irani, tampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurut beliau, kegiatan ini memberikan wawasan dan pengetahuan baru yang sangat bermanfaat, terutama dalam mendukung ketepatan arah kiblat di lingkungan madrasah maupun di masyarakat.
"Dengan mengikuti kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai metode penentuan arah kiblat yang akurat. Ilmu ini tentu akan sangat berguna untuk diterapkan di madrasah serta dibagikan kepada masyarakat," ungkap Ira.
Melalui kegiatan Pelaksanaan Indonesia Berkiblat (Rasdhul Qiblat) ini, diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan kompetensi dalam memahami dan mengimplementasikan penentuan arah kiblat secara tepat, sehingga mampu memberikan pelayanan keagamaan yang lebih baik kepada masyarakat.
(Adelia/Edwinsya)Hastag : #Madrasahhebatbermartabat
From : MIS Guppi 12


