Melalui Pemetaan Mengaji, MTsN 2 Rejang Lebong Siapkan Pembinaan Al-Qur'an yang Tepat Sasaran
Rejang Lebong (Humas) – MTsN 2 Rejang Lebong melaksanakan kegiatan pemetaan kemampuan membaca Al-Qur'an bagi seluruh siswa baru pada Jumat (10/7). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian MATAMUDA (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik dalam membaca Al-Qur'an sehingga pembinaan tahsin dan tahfiz dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Pelaksanaan pemetaan dibagi ke dalam tiga ruang ujian, dengan masing-masing ruang didampingi oleh dua orang penguji. Ruang A dipandu oleh Jauhari, S.H.I. dan Apriliandi, M.Pd., Ruang B oleh Jamilawati dan Fitria Sandora, sedangkan Ruang C oleh M. Rais dan Khairul Anwar.
Melalui pemetaan ini, tim penguji menilai kemampuan membaca Al-Qur'an setiap peserta didik, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, kelancaran membaca, hingga penerapan dasar-dasar tajwid. Hasil pemetaan nantinya akan menjadi dasar dalam mengelompokkan siswa sesuai tingkat kemampuannya, baik yang telah memiliki bacaan yang baik dan berpotensi dikembangkan dalam program tahfiz maupun siswa yang masih memerlukan pembinaan intensif melalui program tahsin.
Berdasarkan hasil sementara, masih terdapat sekitar 10 siswa yang kemampuan membacanya berada pada tingkat Iqra'. Selain itu, hasil pemetaan menunjukkan adanya variasi kemampuan membaca Al-Qur'an, mulai dari kategori lancar, sedang, hingga kurang lancar. Data tersebut akan menjadi acuan bagi madrasah dalam menyusun program pembelajaran Al-Qur'an yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Koordinator Program Mengaji, Tahsin, dan Tahfiz MTsN 2 Rejang Lebong, Resman Suyadi, S.Pd.I., Gr., menjelaskan bahwa kegiatan pemetaan ini sangat penting untuk memastikan setiap siswa memperoleh pembinaan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
"Melalui pemetaan ini kami dapat mengetahui kemampuan awal setiap peserta didik. Siswa yang sudah memiliki kemampuan baik akan kami arahkan untuk mengembangkan bakatnya melalui program tahfiz, sedangkan yang masih berada pada tingkat Iqra' atau belum lancar akan mendapatkan pembinaan tahsin secara bertahap hingga mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar," ujar Resman.
Sementara itu, Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kemampuan membaca Al-Qur'an merupakan salah satu prioritas pembinaan di madrasah.
"Kami ingin seluruh peserta didik memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an yang baik. Karena itu, pemetaan ini menjadi langkah awal agar pembinaan tahsin dan tahfiz berjalan lebih terarah, sehingga setiap siswa dapat berkembang sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Harapan kami, tidak ada lagi siswa yang lulus dari MTsN 2 Rejang Lebong tanpa mampu membaca Al-Qur'an dengan baik."
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Rejang Lebong terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Al-Qur'an serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
(April/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong
From : MTsN 2



