Hadir di Sedekah Bumi, PAI Curup Tengah Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi
Rejang Lebong (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Tengah, Wawan Miharjo, S.Pd.I, menghadiri kegiatan Sedekah Bumi yang diselenggarakan masyarakat Desa Kampung Baru dan Desa Suban Ayam Kecamatan Selupu Rejang, Ahad (12/7) sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki, hasil pertanian, serta keberkahan yang diberikan. Dalam kesempatan tersebut, PAI mengajak masyarakat untuk terus melestarikan tradisi yang sarat nilai kebersamaan dan gotong royong, dengan tetap berpedoman pada ajaran Islam.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan tersebut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Sedekah Bumi menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan rasa kepedulian antarwarga.
Dalam tausiyahnya, PAI KUA Curup Tengah, Wawan Miharjo menyampaikan bahwa tradisi Sedekah Bumi merupakan bagian dari kearifan lokal yang patut dijaga selama tidak bertentangan dengan syariat Islam. Menurutnya, rasa syukur atas nikmat Allah SWT hendaknya diwujudkan melalui doa, sedekah, berbagi kepada sesama, serta meningkatkan kualitas ibadah.
"Tradisi yang diwariskan para pendahulu mengandung banyak nilai positif, seperti kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Selama pelaksanaannya tidak mengandung unsur syirik, khurafat, atau kemaksiatan, tradisi seperti Sedekah Bumi dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya masyarakat yang selaras dengan nilai-nilai Islam," Ajak Wawan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan Sedekah Bumi sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan mempererat hubungan antarwarga. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan semacam ini merupakan modal penting dalam menjaga kerukunan dan menciptakan lingkungan yang aman, damai, serta harmonis.
Selain menghadiri kegiatan, Wawan turut berbaur dengan masyarakat dan memberikan motivasi agar nilai-nilai budaya lokal terus dijaga sebagai identitas daerah. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun diharapkan mampu menjadi media pendidikan karakter, khususnya bagi generasi muda, agar tetap menghargai budaya sekaligus memahami batasan-batasan syariat dalam pelaksanaannya.
Melalui kegiatan Sedekah Bumi ini, KUA Curup Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam membina kehidupan keagamaan yang harmonis di tengah masyarakat. Sinergi antara nilai-nilai agama dan budaya lokal diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang religius, rukun, serta tetap mencintai dan melestarikan warisan budaya yang membawa manfaat bagi kehidupan bersama.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



