MTsN 2 Rejang Lebong Tanamkan Nilai Birrul Walidain melalui Ceramah Sebelum Salat Zuhur
Rejang Lebong (Humas) – Suasana haru dan penuh makna menyelimuti Mushola MTsN 2 Rejang Lebong pada Senin (13/7) saat dilaksanakan ceramah sebelum Salat Zuhur berjamaah. Ceramah tersebut disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, Ustaz Resman Suyadi, S.Pd.I., Gr., yang menyampaikan materi tentang pentingnya berbakti kepada orang tua (birrul walidain).
Dalam ceramahnya, Ustaz Resman mengajak seluruh murid untuk merenungkan besarnya pengorbanan orang tua dalam membesarkan, mendidik, dan memenuhi kebutuhan anak sejak kecil hingga dewasa. Ia menegaskan bahwa tidak ada seorang anak pun yang mampu membalas seluruh jasa dan pengorbanan orang tua.
“Ketika nanti kalian sukses dan berhasil meraih cita-cita, pernahkah terlintas di pikiran kalian untuk membalas semua pengorbanan, kasih sayang, dan biaya yang telah dikeluarkan oleh orang tua selama membesarkan kita? Sesungguhnya, jasa orang tua tidak akan pernah dapat terbayarkan,” ungkapnya di hadapan para murid.
Penyampaian materi yang menyentuh hati tersebut membuat suasana mushola menjadi haru dan sarat makna. Banyak murid tampak larut dalam renungan, antusiasme murid juga terlihat dari kesungguhan mereka dalam mendengarkan setiap pesan yang disampaikan.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Bapak Wawan Herianto, S.Pd., M.M., melalui Waka Akademik, Apriliandi, M.Pd., Gr., mengatakan bahwa "Pendidikan karakter di madrasah harus dibangun melalui penanaman nilai-nilai akhlak dan keteladanan, salah satunya dengan menumbuhkan kesadaran untuk senantiasa berbakti kepada orang tua. Menurutnya, kesuksesan seorang anak tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuannya menghormati, menyayangi, dan mendoakan kedua orang tua", ungkap April.
Melalui ceramah tersebut, nilai-nilai berbakti kepada orang tua dan pentingnya menghargai setiap pengorbanan mereka ditanamkan kepada siswa-siswi MTsN 2 Rejang Lebong sebagai bekal dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia, rendah hati, dan memiliki rasa syukur yang tinggi.
Kegiatan ini menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam rangkaian pembiasaan ibadah karena tidak hanya memberikan pemahaman keagamaan, tetapi juga mengajak murid untuk merenungkan peran dan jasa orang tua serta memperkuat komitmen mereka untuk menjadi anak yang saleh dan membanggakan keluarga.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



