Gabungan Majelis Taklim Desa Belitar Muka Gelar Kajian Fikih Wanita, Tingkatkan Pemahaman Thaharah dan Hukum Darah Wanita
Rejang Lebong (Humas) – Dalam upaya meningkatkan pemahaman kaum perempuan mengenai tata cara bersuci (thaharah) dan hukum fikih yang berkaitan dengan darah wanita, gabungan Majelis Taklim Desa Belitar Muka menggelar kajian fikih wanita pada Senin (13/7) ba'da Salat Zuhur di Masjid Al Munawarrah, Desa Belitar Muka, Kecamatan Sindang Kelingi. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen masyarakat dalam memperdalam pemahaman keagamaan, khususnya bagi kaum muslimah di wilayah setempat.
Kajian tersebut menghadirkan Ummi Hamidah, Ys., S.Pd. sebagai narasumber utama. Di hadapan para jamaah yang memenuhi ruang utama masjid, beliau menyampaikan materi secara sistematis mengenai perbedaan darah haid, istihadah, serta tata cara bersuci yang benar sesuai tuntunan syariat Islam. Pemaparan yang disampaikan dengan gaya bahasa yang lugas dan mudah dipahami tersebut berhasil menarik perhatian seluruh peserta yang hadir.
Dalam pemaparannya, Ummi Hamidah menegaskan bahwa pemahaman tentang fikih darah wanita merupakan bagian penting dari ilmu yang wajib dipelajari setiap muslimah. Sebab, pengetahuan tersebut berkaitan langsung dengan keabsahan ibadah, terutama shalat dan puasa, yang merupakan tiang agama dan kewajiban utama bagi setiap mukmin.
"Masih banyak yang belum mampu membedakan antara darah haid yang merupakan siklus alami dengan darah istihadah atau darah penyakit. Akibatnya, ada yang tetap meninggalkan shalat padahal statusnya istihadah, sehingga sebenarnya ia tetap wajib melaksanakan ibadah setelah bersuci sesuai ketentuan syariat. Oleh karena itu, mempelajari fikih thaharah menjadi sangat penting agar ibadah kita diterima dan tidak sia-sia," jelas Ummi Hamidah dengan penuh ketulusan di hadapan para jamaah.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan tersebut turut dihadiri oleh Imam Desa Belitar Muka, Dalail, yang memberikan apresiasi atas semangat belajar para jamaah. Menurutnya, antusiasme ibu-ibu Majelis Taklim terlihat dari banyaknya pertanyaan kritis yang diajukan selama sesi diskusi dan tanya jawab, mencerminkan tingginya keinginan mereka untuk memahami hukum-hukum fikih secara benar dan mendalam.
"Kami sangat bersyukur melihat semangat ibu-ibu dalam mengikuti kajian ini. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan menunjukkan bahwa mereka tidak hanya sekadar mendengar, tetapi benar-benar ingin memahami dan mengamalkan ilmu yang diperoleh," ujar Dalail.
Turut mendampingi kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sindang Kelingi, Septi Arjuani, S.Sos. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa KUA akan terus mendukung berbagai kegiatan edukasi keagamaan yang memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat, khususnya mengenai fikih ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
"Pemahaman tentang thaharah merupakan pondasi dalam menjalankan ibadah. Kami dari KUA Kecamatan Sindang Kelingi sangat mengapresiasi inisiatif gabungan Majelis Taklim Desa Belitar Muka yang secara konsisten menghadirkan kajian-kajian keislaman. Semoga ilmu yang diperoleh hari ini dapat diamalkan dan disebarluaskan kepada keluarga maupun masyarakat sekitar sehingga manfaatnya semakin luas," ungkap Septi.
Kepala KUA Kecamatan Sindang Kelingi, Bastul Biri, S.Sos.I., melalui Penyuluh Agama Islam Septi Arjuani, juga menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan serupa di masa mendatang. Menurutnya, penguatan pemahaman fikih ibadah bagi perempuan sangat strategis mengingat peran mereka sebagai pendidik pertama dalam keluarga.
Kajian berakhir menjelang waktu Ashar dan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh narasumber. Para peserta mengaku memperoleh banyak wawasan baru, khususnya mengenai fikih darah wanita yang selama ini masih sering menimbulkan kebingungan di kalangan muslimah. Mereka pun berharap kajian serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai sarana memperdalam pemahaman agama dan meningkatkan kualitas ibadah sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, gabungan Majelis Taklim Desa Belitar Muka bersama KUA Kecamatan Sindang Kelingi berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukasi keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat, guna mewujudkan generasi muslimah yang berilmu, berakhlak mulia, dan istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam.
(Septi/Edwinsya)Hastag : KUA SINDANG KELINGI
From : KUA S. Kelingi



