Layanan BK MTsN 2 Rejang Lebong Petakan Gaya Belajar 73 Siswa Baru
Rejang Lebong (Humas) – Guru Bimbingan dan Konseling (BK) MTsN 2 Rejang Lebong melakukan rekapitulasi hasil asesmen diagnostik gaya belajar peserta didik baru sebagai langkah awal dalam memberikan layanan bimbingan yang tepat sasaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang BK pada Selasa (14/7).
Asesmen diagnostik diikuti oleh 73 siswa baru dengan tujuan mengidentifikasi karakteristik belajar masing-masing peserta didik. Dari hasil rekapitulasi diketahui bahwa sebagian besar siswa memiliki gaya belajar visual dan auditori, sementara sebagian lainnya memiliki gaya belajar kinestetik.
Guru BK MTsN 2 Rejang Lebong, Repa Andespa, S.Pd., menjelaskan bahwa pemetaan gaya belajar sangat penting sebagai dasar dalam memberikan layanan bimbingan maupun sebagai referensi bagi guru mata pelajaran untuk menentukan strategi pembelajaran yang lebih efektif.
"Asesmen diagnostik ini membantu kami mengenali karakter belajar setiap siswa sejak awal. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas peserta didik cenderung memiliki gaya belajar visual dan auditori. Informasi ini akan kami sampaikan kepada guru agar dapat menjadi pertimbangan dalam memilih metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa," ujar Repa.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Jauhari, S.H.I., Gr., mengapresiasi pelaksanaan asesmen diagnostik yang dilakukan oleh layanan BK. Menurutnya, pemetaan karakteristik belajar peserta didik merupakan langkah strategis dalam mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan berpusat pada kebutuhan siswa.
"Asesmen diagnostik menjadi bagian penting dalam mengenali potensi dan karakter peserta didik sejak mereka memasuki madrasah. Dengan mengetahui gaya belajar siswa, guru dapat merancang pembelajaran yang lebih menarik, adaptif, dan mampu mengoptimalkan perkembangan setiap anak," ungkap Jauhari.
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Rejang Lebong terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang berpihak kepada peserta didik. Hasil asesmen diagnostik diharapkan menjadi acuan dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna, sehingga setiap siswa dapat berkembang sesuai dengan potensi dan gaya belajarnya masing-masing.
(April/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong
From : MTsN 2



