Kemenag Rejang Lebong Gelar Pemaparan Progres Agen Perubahan, Inovasi "Ngamen Digital" Guru MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu Jadi Sorotan
Rejang Lebong (Humas) – Memasuki semester kedua perjalanan program Agen Perubahan tahun 2026, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong menggelar kegiatan pemaparan progres program kerja. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Aula Kantor Kemenag tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong, Dr. H. Rahman, S.Ag., M.Pd.I., serta diikuti oleh para Agen Perubahan yang menjadi motor penggerak reformasi birokrasi dan inovasi di lingkungan Kemenag Rejang Lebong pada Senin (13/7).
Acara pemaparan ini merupakan bagian dari evaluasi berkala terhadap implementasi program-program inovatif yang telah diluncurkan oleh para Agen Perubahan. Setiap perwakilan diberikan kesempatan untuk memaparkan capaian, kendala, serta rencana tindak lanjut dari program yang telah dijalankan selama semester pertama tahun 2026.
Dari keempat Agen Perubahan yang memaparkan inovasinya, salah satu sorotan utama datang dari perwakilan unsur pendidik, yaitu guru MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu. Dengan penuh percaya diri, Ahmad Sandi Anggara, S.Pd.I., Gr., memaparkan program inovatif yang digaungkannya bertajuk "Ngamen Digital" (Ngajar Guru Asyik di Media Sosial Edukatif & Inspiratif) . Dalam paparannya, Ahmad Sandi Anggara menjelaskan bahwa program ini berfokus pada pemanfaatan media sosial secara positif untuk mendukung dunia pendidikan. Hingga saat ini, ia telah memproduksi dan mempublikasikan lebih dari 50 konten edukatif di berbagai platform media sosial.
Variasi konten yang disajikan pun sangat beragam dan kreatif, meliputi dokumentasi kegiatan murid yang inspiratif, ice breaking pembelajaran untuk guru, parodi lagu edukatif dan bernyanyi anak, tari kreasi daerah, quotes pendidikan, serta pemanfaatan teknologi masa kini melalui reels berbasis AI (Artificial Intelligence). Keberagaman konten ini bertujuan untuk menjangkau berbagai segmen audiens, mulai dari peserta didik, pendidik, hingga masyarakat umum.
Program ini terbukti sukses. Dalam pemaparannya, Ahmad Sandi Anggara mengungkapkan bahwa konten-konten yang dihasilkan tidak hanya mencatatkan jangkauan (reach) konten yang membanggakan, tetapi juga menunjukkan pertumbuhan audiens yang sangat signifikan di media sosial. Hal ini menjadi indikator bahwa pendekatan dakwah dan edukasi melalui media digital semakin diminati dan memberikan dampak nyata.
"Kami ingin menunjukkan bahwa belajar itu asyik, dan madrasah bisa tampil modern tanpa kehilangan identitasnya. Melalui program ini, capaian jangkauan (reach) konten kami sangat membanggakan dan pertumbuhan audiens di media sosial meningkat secara signifikan. Kami berharap program ini dapat menginspirasi lebih banyak pendidik untuk memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran," papar Ahmad Sandi dengan penuh antusias di hadapan para peserta dan pimpinan Kemenag.
Guru yang kerap disapa Ustadz Sandi tersebut juga menambahkan bahwa semangat di balik program ini adalah untuk menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan relevan dengan perkembangan zaman. Ia meyakini bahwa pendekatan yang kreatif dan inovatif dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik sekaligus memperkuat citra positif madrasah di mata masyarakat.
Inovasi "Ngamen Digital" ini memberikan multiplier effect atau dampak luas yang positif bagi berbagai lini. Bagi guru lain, konten-konten yang dibagikan tidak hanya menjadi tontonan, tetapi kini mulai direplikasi dan diterapkan oleh guru-guru lain di luar madrasah sebagai referensi mengajar yang seru dan efektif. Bagi madrasah, program ini berhasil meningkatkan citra positif MIS Muhammadiyah 14 Talang Ulu di mata masyarakat serta memperluas jangkauan informasi lembaga. Bagi peserta didik, program ini menjadi wadah efektif untuk melatih kreativitas, menumbuhkan rasa percaya diri, melatih keberanian tampil di publik, menghasilkan karya positif, serta mengedukasi siswa agar bijak dalam menggunakan media sosial sejak dini.
Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong, Dr. H. Rahman, S.Ag., M.Pd.I., memberikan apresiasi yang tinggi atas progres nyata yang ditunjukkan oleh para Agen Perubahan, khususnya inovasi digital di bidang pendidikan yang digagas oleh Ahmad Sandi Anggara. Menurutnya, inovasi seperti "Ngamen Digital" sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam mendorong transformasi digital dan peningkatan kualitas pendidikan di madrasah.
"Saya sangat mengapresiasi semangat dan kreativitas para Agen Perubahan, terutama Ustadz Sandi yang telah membuktikan bahwa madrasah dapat tampil modern dan bersaing di era digital. Inovasi ini tidak hanya bermanfaat bagi madrasahnya sendiri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya. Semoga program-program seperti ini terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas bagi dunia pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong," ujar Dr. H. Rahman.
Beliau juga berharap pada semester kedua tahun 2026 ini, program-program tersebut dapat terus konsisten bergulir dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi pelayanan dan mutu pendidikan di lingkungan Kemenag Rejang Lebong. Selain itu, ia mendorong agar inovasi-inovasi serupa terus digalakkan oleh seluruh jajaran Kemenag sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan dan pelayanan keagamaan di daerah.
Dengan adanya kegiatan pemaparan progres ini, Kemenag Rejang Lebong menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong inovasi dan reformasi birokrasi melalui peran aktif para Agen Perubahan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi terciptanya pelayanan publik yang lebih baik, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
(liza/Edwinsya)Hastag : #kemenag #kemenagrl #madrasah #agenperubahan
From : MIM 14 Talang Ulu


.jpg)