Bimluh di MT Ar-Rahmah, PAI Curup Tengah Ajarkan Makharijul Huruf
Rejang Lebong (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah, Wawan Miharjo, S.Pd.I, kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim (MT) Ar-Rahmah Kelurahan Air Bang, Selasa (14/7). Pada pertemuan kali ini, materi yang disampaikan berfokus pada pembelajaran makharijul huruf, sebagai dasar penting dalam membaca Al-Qur'an secara benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid.
Kegiatan yang diikuti oleh jamaah Majelis Taklim Ar-Rahmah tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan teori mengenai tempat keluarnya huruf-huruf hijaiyah, tetapi juga dibimbing secara langsung untuk mempraktikkan pengucapan setiap huruf agar sesuai dengan makhrajnya.
Dalam penyampaiannya, PAI KUA Curup Tengah, Wawan Miharjo menjelaskan bahwa penguasaan makharijul huruf merupakan langkah awal yang sangat penting sebelum mempelajari hukum-hukum tajwid lainnya. Kesalahan dalam melafalkan makhraj huruf dapat mengubah makna suatu ayat, sehingga setiap muslim perlu terus belajar dan memperbaiki bacaannya.
"Al-Qur'an diturunkan untuk dibaca dengan benar. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui dari mana setiap huruf hijaiyah keluar agar bacaan menjadi fasih, tartil, dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW," jelasnya.
Materi disampaikan secara sederhana dan mudah dipahami. Wawan memperagakan posisi lidah, bibir, tenggorokan, serta rongga mulut dalam mengucapkan beberapa huruf yang sering dianggap sulit, seperti huruf dhaad, 'ain, ha', kha', dan qaf. Setelah itu, para jamaah diminta mempraktikkan bacaan secara bergantian sehingga setiap peserta memperoleh arahan dan koreksi secara langsung.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif. Jamaah tampak bersemangat mengulang bacaan hingga pelafalan huruf menjadi lebih tepat. Metode praktik langsung tersebut dinilai mampu meningkatkan pemahaman peserta sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam membaca Al-Qur'an.
Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I, MHI, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Bimluh yang secara rutin dilaksanakan di berbagai majelis taklim. Menurutnya, pembinaan baca tulis Al-Qur'an merupakan bagian dari komitmen KUA dalam meningkatkan kualitas kehidupan beragama masyarakat.
"Majelis taklim memiliki peran strategis sebagai pusat pembelajaran agama di tengah masyarakat. Melalui pembinaan seperti ini, kami berharap kemampuan membaca Al-Qur'an jamaah terus meningkat sehingga mereka dapat membaca Al-Qur'an dengan benar, memahami kandungannya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Melalui kegiatan Bimluh yang berkesinambungan, KUA Curup Tengah berharap semakin banyak masyarakat yang mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dalam membangun pribadi, keluarga, dan masyarakat yang religius serta berakhlak mulia.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



