Perkuat Kolaborasi Pendidikan, MTsN 2 Rejang Lebong Gelar Parenting Bersama Wali Murid Baru
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka memperkuat sinergi antara keluarga dan madrasah, MTsN 2 Rejang Lebong menyelenggarakan kegiatan Parenting bagi Orang Tua/Wali Murid Baru pada Rabu (15/7) bertempat di Aula MTsN 2 Rejang Lebong. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian MATAMUDA (Masa Taaruf Murid Madrasah) Tahun 2026 yang bertujuan membangun komitmen bersama dalam mendampingi peserta didik menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua Panitia MATAMUDA, Ade Sonnie Aglesia, S.Pd. Dalam sambutannya, Ibu Ade menjelaskan bahwa berbagai kegiatan telah dirancang untuk membantu peserta didik baru mengenal lingkungan madrasah sekaligus membentuk karakter sejak hari pertama masuk sekolah.
Beliau memaparkan bahwa pada pelaksanaan MATAMUDA, peserta didik mengikuti beragam kegiatan edukatif dan inspiratif, di antaranya school tour untuk mengenal lingkungan serta budaya madrasah, pengenalan tata tertib dan program unggulan, demo ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan bakat dan minat, cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas Air Pikat Kecamatan Bermani Ulu, serta pelatihan kedisiplinan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dipandu oleh Babinsa Kecamatan Bermani Ulu. Selain itu, peserta didik juga mendapatkan materi tentang anti perundungan (bullying), etika bermedia sosial, asesmen diagnostik, pembiasaan ibadah, dan berbagai kegiatan penguatan karakter lainnya.
Materi parenting kemudian disampaikan oleh Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M. Dalam paparannya, beliau mengajak seluruh orang tua untuk menjadi pendidik pertama sekaligus teladan utama bagi anak-anak di rumah. Menurutnya, perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat, namun juga menghadirkan tantangan yang harus disikapi secara bijaksana.
"Madrasah tidak dapat berjalan sendiri dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia. Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh sinergi antara orang tua dan madrasah. Anak membutuhkan perhatian, kasih sayang, pengawasan, serta keteladanan yang dimulai dari lingkungan keluarga," ungkap Wawan.
Beliau juga menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak dini melalui pembiasaan disiplin, pelaksanaan ibadah, sopan santun, tanggung jawab, serta pengawasan terhadap penggunaan gawai. Orang tua diharapkan mampu mendampingi anak ketika mengakses teknologi sehingga perangkat digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, bukan sekadar hiburan.
Dalam kesempatan tersebut dijelaskan bahwa komunikasi yang intensif antara guru dan orang tua menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan. Berbagai informasi perkembangan peserta didik perlu disampaikan secara terbuka agar setiap permasalahan dapat diatasi bersama. Dengan demikian, lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif dapat diwujudkan melalui kerja sama yang berkesinambungan.
Kegiatan parenting diikuti dengan penuh antusias oleh ratusan orang tua dan wali murid baru. Berbagai pertanyaan mengenai pola asuh, pembentukan karakter remaja, hingga pengawasan penggunaan media sosial disampaikan oleh peserta selama sesi diskusi. Suasana berlangsung hangat dan interaktif, menandakan tingginya kepedulian orang tua terhadap pendidikan putra-putri mereka.
Melalui kegiatan ini, komitmen bersama antara madrasah dan keluarga semakin diperkuat untuk menciptakan generasi yang beriman, berakhlak mulia, disiplin, berprestasi, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman dengan bijaksana. Diharapkan, sinergi yang telah dibangun pada kegiatan parenting ini akan terus terjalin selama peserta didik menempuh pendidikan di MTsN 2 Rejang Lebong.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


