Kemenag Rejang Lebong Ikuti Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Qiblat, Kakan: Momentum Tingkatkan Akurasi Arah Kiblat
Rejang Lebong (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I, bersama jajaran pegawai melaksanakan kegiatan Rashdul Qiblat di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (15/7). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Qiblat yang diselenggarakan oleh Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Gerakan nasional ini dilaksanakan secara serentak pada 15 dan 16 Juli 2026 sebagai upaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai metode sederhana namun akurat dalam menentukan arah kiblat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ilmu falak sekaligus memastikan arah kiblat masjid, musala, maupun tempat ibadah umat Islam sesuai dengan kaidah yang benar.
Pelaksanaan pengukuran arah kiblat dilakukan tepat pada pukul 16.27 WIB, saat posisi Matahari berada tepat di atas Ka’bah, Makkah. Pada waktu tersebut, bayangan benda yang tegak lurus akan menunjukkan arah yang berlawanan dengan arah kiblat sehingga dapat dijadikan acuan yang sangat akurat dalam melakukan pengecekan maupun kalibrasi arah kiblat.
Dengan memanfaatkan fenomena astronomi tersebut, proses pengecekan arah kiblat dapat dilakukan secara mudah tanpa memerlukan peralatan yang rumit. Cukup menggunakan tongkat atau benda yang berdiri tegak serta memperhatikan arah bayangan yang terbentuk pada waktu yang telah ditentukan.
Dalam keterangannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Rahman Umar, menyampaikan bahwa kegiatan Rashdul Qiblat merupakan momentum penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari kesempurnaan pelaksanaan ibadah.
“Kegiatan Rashdul Qiblat merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memastikan kembali arah kiblat masjid, musala, maupun tempat ibadah lainnya dengan memanfaatkan fenomena alam yang telah ditetapkan secara ilmiah. Melalui gerakan nasional ini, masyarakat dapat melakukan pengecekan arah kiblat secara mandiri dengan cara yang mudah namun memiliki tingkat akurasi yang tinggi,” ujar Rahman.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pengurus masjid dan musala, untuk memanfaatkan momentum Rashdul Qiblat sebagai sarana mengkalibrasi kembali arah kiblat di lingkungan masing-masing. Menurutnya, ketepatan arah kiblat merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada umat.
Lebih lanjut, Rahman menegaskan bahwa Kementerian Agama akan terus memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait layanan hisab rukyat, penentuan arah kiblat, serta pelayanan keagamaan lainnya sebagai bentuk penguatan layanan publik yang profesional dan berbasis ilmu pengetahuan.
Melalui partisipasi dalam Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Qiblat ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketepatan arah kiblat semakin meningkat, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan lebih baik, tepat, dan memberikan ketenangan bagi umat Islam dalam menjalankan kewajiban syariat.
(Prada/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag

.jpg)
