Petakan Kemampuan dan Karakter Siswa, Guru Matematika MTsN 2 Rejang Lebong Gelar Asesmen Diagnostik Kelas VII
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka memperoleh gambaran awal mengenai kemampuan akademik dan karakteristik belajar peserta didik, MTsN 2 Rejang Lebong melaksanakan asesmen diagnostik kognitif dan nonkognitif bagi siswa kelas VIII pada mata pelajaran Matematika. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (17/7) di kelas VIII A dan VIII B, dipandu oleh guru Matematika, Ririn Pebriyanti, S.Pd., Gr.
Asesmen diagnostik kognitif dilaksanakan untuk memetakan penguasaan konsep prasyarat Matematika yang telah dipelajari peserta didik pada jenjang sebelumnya. Sementara itu, asesmen nonkognitif bertujuan mengidentifikasi motivasi belajar, gaya belajar, minat, serta kondisi peserta didik sebagai dasar dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Selama pelaksanaan kegiatan, siswa mengikuti asesmen dengan tertib dan antusias. Hasil asesmen nantinya akan dianalisis sebagai bahan pertimbangan guru dalam menyusun strategi pembelajaran, menentukan bentuk pendampingan, serta memberikan layanan yang lebih tepat sasaran kepada setiap peserta didik.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., melalui Waka Akademik, Apriliandi, M.Pd., Gr., menegaskan bahwa asesmen diagnostik merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas dan berpusat pada peserta didik.
"Asesmen diagnostik bukan sekadar mengukur kemampuan awal peserta didik, tetapi menjadi dasar bagi guru untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi setiap siswa. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif, inklusif, dan mampu mengoptimalkan perkembangan akademik maupun karakter peserta didik," ungkap April.
Ririn Pebriyanti selaku guru matematika menjelaskan bahwa hasil asesmen akan dimanfaatkan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kebutuhan belajar setiap siswa. Data tersebut akan menjadi acuan dalam menyusun kegiatan pembelajaran, memberikan penguatan materi prasyarat, serta menerapkan strategi pembelajaran yang lebih adaptif sehingga seluruh peserta didik memperoleh kesempatan belajar yang optimal.
Melalui pelaksanaan asesmen diagnostik ini, MTsN 2 Rejang Lebong kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Dengan pemetaan kemampuan dan karakter belajar sejak awal tahun pelajaran, madrasah berharap proses pembelajaran Matematika dapat berlangsung lebih terarah, menyenangkan, dan berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



