MT Nurul Qomar Bahas Washal dalam Al-Qur'an Bersama PAI KUA Curup Tengah
Rejang Lebong (Humas) – Majelis Taklim (MT) Nurul Qomar Kelurahan Kampung Jawa kembali menggelar pengajian rutin sebagai sarana meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat. Pada kesempatan kali ini, Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah, Siti Robi’ah, S.Pd.I, menyampaikan materi tentang washal dalam Al-Qur'an, salah satu kaidah penting dalam ilmu tajwid yang harus dipahami oleh setiap pembaca Al-Qur'an, Kamis (16/7).
Dalam pemaparannya, Penyuluh Agama Islam, Siti Robi’ah menjelaskan bahwa washal adalah cara membaca Al-Qur'an dengan menyambungkan bacaan dari satu kata atau ayat ke kata atau ayat berikutnya tanpa berhenti pada tempat tertentu. Pemahaman terhadap kaidah washal sangat penting agar bacaan Al-Qur'an tetap sesuai dengan aturan tajwid dan makna ayat tidak berubah.
Siti juga menerangkan bahwa seorang pembaca Al-Qur'an harus mampu membedakan kapan bacaan disambung (washal) dan kapan harus berhenti (waqaf). Penentuan washal dan waqaf tidak hanya berkaitan dengan kelancaran membaca, tetapi juga memengaruhi pemahaman terhadap kandungan ayat. Oleh karena itu, membaca Al-Qur'an dengan memperhatikan tanda-tanda waqaf dan ibtida menjadi bagian penting dalam menjaga kesempurnaan bacaan.
Selain penyampaian teori, kegiatan pengajian diisi dengan praktik membaca beberapa ayat Al-Qur'an. Para jamaah diberikan kesempatan untuk mempraktikkan bacaan dengan menerapkan kaidah washal, kemudian mendapatkan bimbingan dan koreksi langsung dari pemateri. Suasana belajar berlangsung interaktif sehingga peserta lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Jamaah MT Nurul Qomar tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Berbagai pertanyaan diajukan terkait penerapan washal dalam ayat-ayat yang sering dibaca, termasuk kesalahan-kesalahan yang kerap terjadi saat membaca Al-Qur'an. Diskusi yang berlangsung semakin memperkaya wawasan peserta mengenai ilmu tajwid.
Siti berharap melalui pengajian ini masyarakat semakin termotivasi untuk mempelajari Al-Qur'an secara benar, tidak hanya dari sisi kelancaran membaca, tetapi juga ketepatan dalam menerapkan kaidah tajwid. Dengan bacaan yang baik dan benar, diharapkan kecintaan terhadap Al-Qur'an semakin meningkat dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan pengajian ini merupakan bagian dari komitmen KUA Curup Tengah dalam meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat melalui majelis taklim. Dengan menghadirkan materi yang relevan dan aplikatif, KUA Curup Tengah terus mendorong terwujudnya masyarakat yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an secara tartil sesuai dengan tuntunan syariat.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #Penyuluh#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah

.jpg)

